Dari raja terbaik ke raja terburuk
Matius 1:10
Dari Abraham ke Yesus: Akar Sang Raja
“Hizkia adalah ayah dari Manasye. Manasye adalah ayah dari Amon. Amon adalah ayah dari Yosia.”Matius 1:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia,”Matius 1:10 · TB
Terjemahan Baru
“(1:7)”Matius 1:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(1:7)”Matius 1:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Ezekias begat Manasses; and Manasses begat Amon; and Amon begat Josias;”Matius 1:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 1:10?
Matius 1:10 melanjutkan silsilah dengan Hizkia, Manasye, Amon, dan Yosia. Manasye adalah raja yang sangat jahat, tapi kemudian bertobat, sedangkan Amon terus hidup dalam kejahatan. Yosia adalah raja yang saleh yang memulihkan ibadah kepada Tuhan. Ini menunjukkan bahwa lingkungan keluarga tidak menentukan nasib rohani seseorang; setiap orang punya pilihan sendiri.
Latar belakang
Tiga generasi menuju kehancuran
Manasye memerintah 55 tahun — paling lama di antara semua raja Yehuda — dan paling jahat. Dia membangun kembali semua yang dihancurkan Hizkia, bahkan meletakkan patung berhala di dalam Bait Allah. Amon melanjutkan jejaknya. Lalu lahirlah Yosia — raja paling reformis, yang menemukan kembali kitab Taurat yang sudah dilupakan selama puluhan tahun.
Di mana
Yerusalem
Masa akhir kerajaan Yehuda sebelum pembuangan
Kapan
~640-605 SM
Menjelang pembuangan ke Babel
Yang berbicara
Matius
mantan pemungut cukai, murid Yesus
Kepada
Orang Yahudi Kristen
komunitas Yahudi yang percaya Yesus adalah Mesias
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
Μανασσῆς
Manassēs · Manasye
Dari bahasa Ibrani Menasheh — 'yang membuat lupa'; raja yang memerintah paling lama tapi paling banyak melakukan kejahatan.
Ἀμώς
Amōs · Amon
Dari bahasa Ibrani Amon — kemungkinan terkait nama dewa Mesir; raja yang memerintah hanya dua tahun sebelum dibunuh pegawainya sendiri.
Ἰωσίας
Iōsias · Yosia
Dari bahasa Ibrani Yoshiyahu — 'TUHAN menopang'; raja reformis yang merobek pakaiannya menangis saat mendengar isi Taurat yang sudah lama hilang.
Tiga nama — satu melupakan, satu menyerah, satu menangis mendengar firman Allah — menggambarkan siklus spiritual yang berulang dalam sejarah manusia.
Tahukah kamu
Manasye bertobat di pengasingan
2 Tawarikh 33 mencatat sesuatu yang mengejutkan: Manasye yang jahat itu akhirnya ditangkap Asyur, dibawa ke Babel dalam keadaan dirantai, dan di sana dia bertobat sungguh-sungguh. Allah memulihkannya ke Yerusalem. Tapi kerusakan yang sudah dilakukannya terlalu dalam — Yehuda tetap hancur.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 1:10
2 Raja-raja 21:3
kejahatan Manasye
“Ia membangun kembali bukit-bukit pengorbanan yang telah diruntuhkan Hizkia, ayahnya...”
2 Raja-raja 22:11
Yosia dan Taurat
“Ketika raja mendengar perkataan kitab Taurat itu, dikoyakkannyalah pakaiannya.”
2 Tawarikh 33:12-13
pertobatan Manasye
“Dalam kesengsaraannya ia memohon belas kasihan TUHAN, Allahnya, dan sangat merendahkan diri...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 1:10
✕ Sering dikira
'Yosia berhasil menyelamatkan Yehuda dari kehancuran'
✓ Yang sebenarnya
Yosia memang melakukan reformasi terbesar sejak Daud, tapi nabi Yeremia sudah memperingatkan bahwa hukuman atas dosa Manasye tetap akan datang — dan memang terjadi setelah Yosia mati.
✕ Sering dikira
'Manasye terlalu jahat untuk bisa diampuni'
✓ Yang sebenarnya
2 Tawarikh mencatat pertobatan dan pemulihan Manasye — salah satu kisah pengampunan paling mengejutkan dalam Alkitab.
Renungan
Renungan Singkat Matius 1:10
Kamu tidak harus mengikuti jejak buruk orang tuamu atau keluargamu. Setiap orang bertanggung jawab atas imannya sendiri. Pilihlah untuk setia kepada Tuhan, seperti Yosia.
Tuhan, beri aku keberanian untuk memilih jalan-Mu meskipun lingkunganku tidak mendukung, dan jadikan hidupku berkat. Amin.