Menuju pembuangan yang semakin dekat
Matius 1:9
Dari Abraham ke Yesus: Akar Sang Raja
“Uzia adalah ayah dari Yotam. Yotam adalah ayah dari Ahas. Ahas adalah ayah dari Hizkia.”Matius 1:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia,”Matius 1:9 · TB
Terjemahan Baru
“(1:7)”Matius 1:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(1:7)”Matius 1:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Ozias begat Joatham; and Joatham begat Achaz; and Achaz begat Ezekias;”Matius 1:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 1:9?
Matius 1:9 menyebutkan Uzia, Yotam, Ahas, dan Hizkia dalam silsilah Yesus. Beberapa dari raja ini berbuat baik, tetapi ada juga yang jahat. Ahas, misalnya, adalah raja yang menyembah berhala. Namun, Hizkia kemudian menjadi raja yang setia kepada Tuhan. Ini menunjukkan bahwa dalam garis keturunan Yesus, ada campuran orang benar dan orang jahat, tetapi Allah tetap bekerja melalui mereka.
Latar belakang
Dari Uzia ke Hizkia: melewati masa paling berbahaya
Yotam, Ahas, Hizkia — tiga raja yang hidup di masa Asyur sedang menelan kerajaan-kerajaan sekitar. Israel Utara sudah hancur di tangan Asyur. Ahas adalah raja terburuk Yehuda, bahkan mengorbankan anaknya dalam api. Tapi Hizkia adalah raja terbaik setelah Daud — dia yang berdoa dan Allah mengusir pasukan Asyur dalam semalam.
Di mana
Yerusalem
Istana dan Bait Allah di masa tekanan Asyur
Kapan
~740-640 SM
Era nabi-nabi besar dan ancaman Asyur
Yang berbicara
Matius
mantan pemungut cukai, murid Yesus
Kepada
Orang Yahudi Kristen
komunitas Yahudi yang percaya Yesus adalah Mesias
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
Ἄχαζ
Achaz · Ahas
Dari bahasa Ibrani Achaz — 'dia telah menggenggam'; raja yang meminta tolong ke Asyur dan mengorbankan anaknya kepada Molokh.
Ἑζεκίας
Hezekias · Hizkia
Dari bahasa Ibrani Hizkiyahu — 'TUHAN adalah kekuatanku'; raja yang memimpin kebangkitan rohani dan menolak menyerah kepada Sanherib dari Asyur.
Ἰωαθάμ
Iōatham · Yotam
Dari bahasa Ibrani Yotam — 'TUHAN adalah sempurna'; raja yang melakukan apa yang benar di mata TUHAN tapi tidak membersihkan bukit-bukit pengorbanan.
Tiga raja, tiga pendekatan berbeda terhadap Allah — satu mengkhianati, satu setengah-setengah, satu sungguh-sungguh. Tapi Allah tidak membatalkan garis keturunan karena kegagalan individu.
Tahukah kamu
Hizkia hampir mati sebelum Mesias lahir
Hizkia sakit keras dan Allah berkata dia akan mati. Dia berdoa, menangis, dan Allah memberi 15 tahun tambahan (Yesaya 38). Kalau dia mati saat itu, garis mesianik terputus. Anak yang lahir dari 15 tahun tambahan itu adalah Manasye — raja paling jahat Yehuda sekaligus leluhur Yesus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 1:9
2 Raja-raja 16:3
kejahatan Ahas
“Ia berjalan di jalan raja-raja Israel, bahkan ia mempersembahkan anaknya sebagai korban dalam api...”
Yesaya 37:36
pertolongan di masa Hizkia
“Maka keluarlah malaikat TUHAN, lalu dibunuhnya seratus delapan puluh lima ribu orang dalam perkemahan orang Asyur.”
Yesaya 7:14
nubuat di masa Ahas
“Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 1:9
✕ Sering dikira
'Ahas dimasukkan dalam silsilah Yesus berarti dosa tidak terlalu masalah bagi Allah'
✓ Yang sebenarnya
Ahas dimasukkan bukan sebagai persetujuan atas dosanya, tapi sebagai catatan sejarah yang jujur — dan sebagai bukti bahwa janji Allah lebih kuat dari kejahatan manusia.
✕ Sering dikira
'Hizkia adalah raja terbaik Israel karena tidak pernah bersalah'
✓ Yang sebenarnya
Hizkia juga pernah melakukan kesalahan fatal: dia dengan bangga memperlihatkan seluruh harta karun kepada utusan Babel, yang kemudian menjadi alasan pembuangan.
Renungan
Renungan Singkat Matius 1:9
Kamu tidak harus sempurna untuk dipakai Allah. Dia bisa memakai orang yang pernah gagal jika mereka mau bertobat dan kembali kepada-Nya. Jangan biarkan kegagalan masa lalu menghalangi Tuhan memakai hidupmu.
Bapa, ampuni aku atas kegagalanku, dan pakailah aku untuk menjadi bagian dari rencana-Mu, seperti Engkau memakai Hizkia. Amin.