Murid-murid petik gandum saat Sabat
Markus 2:23
Orang Lumpuh, Pemungut Pajak, dan Sabat
“Pada suatu Sabat, Yesus melewati ladang gandum. Dan, dalam perjalanan, murid-murid-Nya mulai memetik bulir-bulir gandum.”Markus 2:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada suatu kali, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum, dan sementara berjalan murid-murid-Nya memetik bulir gandum.”Markus 2:23 · TB
Terjemahan Baru
“Pada suatu hari Sabat, ketika Yesus lewat sebuah ladang gandum, pengikut-pengikut-Nya mulai memetik gandum.”Markus 2:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada hari Sabat, Yesus bersama murid-murid-Nya sedang berjalan melewati ladang-ladang gandum. Karena lapar, murid-murid-Nya memetik beberapa bulir gandum dan memakan biji-bijinya.”Markus 2:23 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And it came to pass, that he went through the corn fields on the sabbath day; and his disciples began, as they went, to pluck the ears of corn.”Markus 2:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 2:23?
Pada hari Sabat, Yesus dan murid-murid-Nya berjalan melewati ladang gandum, dan murid-murid memetik bulir gandum untuk dimakan. Perbuatan ini dilarang oleh tradisi karena dianggap bekerja pada hari Sabat, tetapi tindakan ini menunjukkan prioritas Yesus pada kebutuhan manusia di atas hukum yang kaku.
Latar belakang
Memetik gandum sambil jalan — bukan panen besar
Ini bukan adegan panen. Mereka sedang berjalan melintasi ladang, dan murid-murid memetik beberapa bulir gandum untuk dimakan sambil jalan. Hukum Musa sendiri membolehkan ini (Ulangan 23:25). Yang dipermasalahkan orang Farisi bukan pencurian, tapi timing-nya: hari Sabat.
Di mana
Ladang gandum, Galilea
Jalan setapak yang melewati ladang gandum yang sedang panen
Kapan
~30 M
Awal pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Markus (narator)
Penulis Injil, murid Petrus
Kepada
Pembaca Injil Markus
Komunitas Kristen abad pertama
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
τίλλειν
tillein · plucking
Memetik dengan tangan, mencabut — gerakan kecil mengambil bulir satu-satu, bukan memanen dengan alat.
στάχυας
stachyas · grain
Bulir-bulir gandum — biji yang masih menempel pada tangkai, siap dipetik dan dimakan.
σάββασιν
sabbasin · Sabbath
Hari Sabat — dari bahasa Ibrani 'shabbat' (berhenti, beristirahat). Hari ketujuh yang dikhususkan untuk Allah.
Tillein stachyas pada hari sabbasin — tindakan kecil yang menimbulkan konflik besar. Bagi Farisi, ini termasuk kategori 'memanen' yang dilarang pada Sabat. Bagi Yesus, ini kesempatan untuk mendefinisikan ulang tujuan Sabat.
Tahukah kamu
Taurat membolehkan memetik gandum orang tetangga
Ulangan 23:25 secara eksplisit membolehkan seseorang memetik gandum dari ladang orang lain untuk dimakan di tempat, selama tidak menggunakan sabit. Jadi yang dilakukan murid-murid itu sebenarnya dibolehkan oleh Taurat sendiri — kecuali kalau dilakukan pada hari Sabat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 2:23
Ulangan 23:25
Taurat yang membolehkan memetik gandum orang lain
“Apabila engkau masuk ke kebun gandum sesamamu, engkau boleh memetik bulirnya dengan tanganmu, tetapi janganlah engkau mengayunkan sabit di kebun gandum sesamamu itu.”
Keluaran 20:10
Dasar hukum larangan bekerja pada Sabat
“Tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan.”
Lukas 6:1
Versi Lukas yang menambahkan 'lalu memakannya'
“Pada suatu hari Sabat, ketika Yesus berjalan di ladang gandum, murid-murid-Nya memetik bulir gandum lalu memakannya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 2:23
✕ Sering dikira
Murid-murid mencuri gandum dari ladang orang.
✓ Yang sebenarnya
Taurat sendiri membolehkan hal ini — ini bukan pencurian. Masalahnya hanya soal hari Sabat.
✕ Sering dikira
Mereka sedang melakukan panen besar.
✓ Yang sebenarnya
Mereka hanya memetik beberapa bulir untuk dimakan sambil jalan — ini tidak sebanding dengan 'pekerjaan' yang dimaksud hukum Sabat.
Renungan
Renungan Singkat Markus 2:23
Jangan biarkan aturan dan tradisi menghalangi perbuatan baik atau memenuhi kebutuhan dasar. Ingatlah bahwa kasih dan belas kasihan lebih penting daripada legalisme.
Tuhan, ajari aku untuk mengasihi dan melayani sesama bahkan ketika itu melanggar aturan yang kaku, selama itu sesuai dengan firman-Mu. Amin.