Memetik bulir gandum di ladang
Ulangan 23:25
Kekudusan dalam Jemaat dan Kehidupan
“Ketika kamu melewati ladang gandum milik sesamamu yang belum dituai, kamu boleh memetik bulir-bulir gandum itu dengan tanganmu. Namun, kamu tidak boleh memotong gandum milik sesamamu itu dengan sabit.”Ulangan 23:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila engkau melalui ladang gandum sesamamu yang belum dituai, engkau boleh memetik bulir-bulirnya dengan tanganmu, tetapi sabit tidak Ulangan 24.1–4 123 boleh kauayunkan kepada gandum sesamamu itu."”Ulangan 23:25 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau kamu sedang berjalan melalui ladang gandum orang lain, kamu boleh makan gandum yang kamu petik dengan tangan, tetapi tak boleh memotongnya dengan sabit."”Ulangan 23:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Begitu juga ketika kamu melewati ladang gandum sesama orang Israel, kamu boleh memetik bulir gandum itu dan memakannya, tetapi jangan memotong tangkai-tangkai gandum dengan sabit dan membawanya pulang.””Ulangan 23:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“When thou comest into the standing corn of thy neighbour, then thou mayest pluck the ears with thine hand; but thou shalt not move a sickle unto thy neighbour’s standing corn.”Ulangan 23:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 23:25?
Ayat ini mengajarkan tentang hak orang yang lewat untuk memetik bulir gandum di ladang orang lain, tetapi tidak boleh menggunakan sabit untuk memotong dalam jumlah banyak. Ini menyeimbangkan kemurahan hati terhadap kebutuhan sesama dengan penghormatan terhadap hak milik.
Latar belakang
Aturan tentang memetik makanan
Musa memberikan hukum tentang hak-hak orang miskin dan pekerja di ladang. Seseorang yang melewati ladang gandum sesamanya boleh memetik bulir gandum dengan tangan, tetapi tidak boleh menggunakan sabit untuk memanennya.
Di mana
Dataran Moab
Di perkemahan, sebelum memasuki Tanah Perjanjian
Kapan
~1400 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, pemberi hukum
Kepada
Orang Israel
Umat pilihan yang sedang dalam perjalanan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בּוֹא
bo · melewati
masuk atau datang, menunjukkan akses yang diizinkan
קָטַף
qataf · memetik
memetik dengan tangan, bukan memanen
מְלִילָה
melilah · bulir
gandum yang masih muda, bisa dimakan langsung
Ketiga kata ini menekankan izin yang terbatas: boleh memetik secukupnya, tetapi tidak boros. Ini mengajarkan etika kerja dan belas kasihan yang disertai tanggung jawab.
Tahukah kamu
Hukum sosial
Aturan ini adalah bagian dari hukum sosial yang melindungi orang miskin dan lapar, dan juga mengajarkan batasan kepemilikan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 23:25
Injil Matius 12:1
Peristiwa serupa
“Pada waktu itu, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum, dan murid-murid-Nya lapar lalu memetik bulir gandum dan memakannya.”
Imamat 19:9-10
Saudara sosial
“Janganlah kamu memetik habis-habisan tepi ladangmu, dan janganlah memungut bulir-bulir yang jatuh.”
Ulangan 24:19
Peduli sesama
“Apabila kamu menuai hasil ladangmu, dan terlupa seberkas di ladang, janganlah kembali untuk mengambilnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 23:25
✕ Sering dikira
Ayat ini melegalkan pencurian hasil pertanian.
✓ Yang sebenarnya
Ini memberikan hak untuk mengambil secukupnya, bukan mengambil semua.
✕ Sering dikira
Aturan ini hanya untuk orang miskin.
✓ Yang sebenarnya
Kata 'kamu' berlaku umum, tetapi semangatnya melindungi orang lapar tanpa merugikan pemilik.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 23:25
Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa menerapkan prinsip ini dengan menghormati hak milik orang lain sambil tetap peduli pada kebutuhan sesama. Misalnya, ketika kita melihat orang yang kekurangan, kita bisa membantu tanpa mengambil keuntungan berlebihan; sebaliknya, jika kita yang diberi kesempatan, gunakan secukupnya dan hargai pemberian tersebut.
Tuhan, ajarlah kami untuk menghargai hak milik sesama dan bermurah hati dalam berbagi, sehingga hidup kami mencerminkan kasih-Mu. Amin.