Abba — kata yang mengubah teologi
Markus 14:36
Malam Tergelap Sebelum Fajar
“Dan, Dia berkata, “Abba, Bapa, segala sesuatu mungkin bagi-Mu. Ambillah cawan ini dari-Ku. Namun, bukan apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki.””Markus 14:36 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kata-Nya: "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki."”Markus 14:36 · TB
Terjemahan Baru
“"Bapa, ya Bapa," kata-Nya, "tidak ada sesuatu pun yang mustahil bagi Bapa. Angkatlah penderitaan ini daripada-Ku. Hanya janganlah mengikuti kemauan-Ku melainkan kemauan Bapa."”Markus 14:36 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Yesus berdoa, “Abba, Bapa, Engkau mampu melakukan segala sesuatu. Tolong lepaskan Aku dari kesusahan ini! Tetapi janganlah kehendak-Ku yang terjadi. Biarlah kehendak Bapa saja yang jadi.””Markus 14:36 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he said, Abba, Father, all things are possible unto thee; take away this cup from me: nevertheless not what I will, but what thou wilt.”Markus 14:36 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 14:36?
Yesus memanggil Allah sebagai 'Abba, Bapa', sebuah panggilan yang akrab, dan menyampaikan permohonan agar cawan itu diambil, tetapi menyerahkan sepenuhnya pada kehendak Bapa. Ini adalah contoh doa yang sempurna: percaya, jujur, dan taat.
Latar belakang
Doa yang paling tegang dan paling taat sekaligus
Satu ayat yang mengandung dua hal yang saling menegangkan: permohonan ('ambillah cawan ini dari-Ku') dan ketaatan ('bukan apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki'). Yesus tidak mengajarkan bahwa doa yang baik selalu pasrah. Dia menunjukkan bahwa doa yang jujur menyertakan keduanya — keinginan yang nyata dan ketaatan yang tulus.
Di mana
Getsemani
Tanah terbuka di bawah pohon zaitun, tengah malam
Kapan
~30 M
Tengah malam, Getsemani
Yang berbicara
Yesus
yang berdoa kepada Allah dengan panggilan yang paling intim
Kepada
Allah Bapa
yang mendengar doa Anak-Nya di malam terberat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
Ἀββά
Abba · Abba
Dari Aram 'abba' — Ayah atau Bapa. Kata Aram yang dipertahankan dalam teks Yunani, menunjukkan ini kata yang betul-betul Yesus ucapkan. Markus mencatat doa Yesus dalam bahasa aslinya.
παρένεγκε
parenengke · ambillah
Bawa pergi atau singkirkan — permintaan yang tegas dan jelas. Bukan bertanya dengan ragu tapi memohon dengan sungguh-sungguh.
τὸ ποτήριον
to potērion · cawan
Cawan atau piala — dalam tradisi kenabian Ibrani, 'cawan' sering berarti porsi penderitaan atau penghakiman yang harus ditanggung (Maz 75:8, Yes 51:17). Yesus tahu cawan ini berisi apa.
'Abba' (hubungan intim) + 'parenengke' (permintaan nyata) + 'potērion' (cawan penderitaan) — doa yang paling manusiawi dalam seluruh Injil: memohon lepas dari penderitaan, tapi taat jika tidak bisa.
Tahukah kamu
'Abba' — bukan hanya 'papa'
Selama bertahun-tahun orang mengajarkan 'Abba' berarti 'papa' atau panggilan anak kecil yang intim. Ini tidak sepenuhnya akurat. Paulus (Roma 8:15, Galatia 4:6) menggunakan 'Abba Bapa' dalam konteks formalitas adopsi dan hak waris. 'Abba' adalah panggilan intim tapi bisa digunakan orang dewasa juga. Intinya: ini panggilan relasional yang kuat, bukan sekadar kata bayi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 14:36
Roma 8:15
Paulus mengajarkan bahwa orang Kristen pun bisa memanggil Allah dengan 'Abba'
“Kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: ya Abba, ya Bapa!”
Yesaya 51:17
cawan sebagai gambaran penderitaan dan murka ilahi
“Berdirilah, berdirilah, bangunlah, hai Yerusalem, engkau yang dari tangan Tuhan telah meminum piala murka-Nya.”
Filipi 2:8
ketaatan Yesus yang diungkapkan di Getsemani ini
“Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 14:36
✕ Sering dikira
Yesus memohon untuk tidak mati, menunjukkan Dia takut mati seperti manusia biasa
✓ Yang sebenarnya
Keberanian sejati bukan tanpa rasa takut tapi tetap taat meski takut. Yesus memohon dengan jujur dan taat dengan tulus — keduanya sekaligus.
✕ Sering dikira
Doa 'bukan kehendak-Ku tapi kehendak-Mu' berarti kita tidak boleh punya keinginan dalam doa
✓ Yang sebenarnya
Yesus sendiri punya keinginan yang sangat jelas: 'ambillah cawan ini.' Doa yang baik menyertakan keinginan yang nyata dan ketaatan yang tulus — bukan menghapus keinginan atas nama spiritualitas.
Renungan
Renungan Singkat Markus 14:36
Kita dapat memanggil Allah sebagai Bapa yang dekat, dan menyampaikan segala keinginan kita. Namun, teladan Yesus mengajarkan kita untuk mengakhiri doa dengan penyerahan total, 'bukan kehendakku, melainkan kehendak-Mu'.
Abba, Bapa, aku percaya bahwa kehendak-Mu adalah yang terbaik. Buat hatiku rela dan taat untuk menerima rencana-Mu, apa pun itu. Amin.