Roti yang dipecah menjadi perjanjian baru
Markus 14:22-26
Peringatan akan Tubuh dan Darah Kristus
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Roti Paskah yang mendapat makna baru
Dalam ritual Paskah, kepala keluarga mengambil roti tidak beragi, memecahnya, dan memberi penjelasan: 'Inilah roti kesengsaraan yang dimakan nenek moyang kita di Mesir.' Yesus mengambil roti yang sama, memecahnya, tapi memberikan interpretasi baru yang radikal: 'Inilah tubuh-Ku.' Satu gerakan mengubah ritual ribuan tahun.
Di mana
Yerusalem, ruang atas
Meja perjamuan Paskah, saat ritual makan berlangsung
Kapan
~30 M
Perjamuan Paskah, setelah hidangan utama
Yang berbicara
Yesus
yang memulai ritual Perjamuan Kudus dengan roti Paskah
Kepada
Dua belas murid
yang menerima roti dari tangan Yesus
Arti tiap ayat
Penjelasan Markus 14:22-26 Ayat per Ayat
Markus 14:22
Yesus mengambil roti, memberkati, memecahkannya, dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, sambil berkata 'Ini tubuh-Ku'. Ini adalah perjamuan kudus yang mengingatkan kita bahwa Kristus memberikan tubuh-Nya bagi kita.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 14:23
Yesus mengambil cawan, mengucap syukur, dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, dan mereka semua meminumnya. Ini adalah bagian dari perjamuan kudus yang melambangkan darah Kristus yang dicurahkan untuk banyak orang.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 14:24
Yesus menjelaskan bahwa darah-Nya adalah darah perjanjian yang dicurahkan bagi banyak orang. Ini menegaskan bahwa kematian-Nya adalah penebusan dosa manusia dan pembukaan perjanjian baru antara Allah dan umat-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 14:25
Yesus menegaskan bahwa Ia tidak akan minum anggur lagi sampai Ia meminumnya dalam keadaan baru di Kerajaan Allah. Ini menunjuk pada perjamuan eskatologis yang dinantikan, di mana umat Allah akan bersukacita bersama-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 14:26
Setelah perjamuan, Yesus dan murid-murid menyanyikan pujian mazmur, lalu pergi ke Bukit Zaitun. Tindakan ini menunjukkan bahwa Yesus tetap memuji Allah bahkan menjelang penderitaan, dan memberi teladan untuk tetap…
Arti lengkap, studi kata & renungan →