Permohonan yang sia-sia
Maleakhi 1:9
Kasih yang tak terbalas
“‘Namun, sekarang, aku minta kepadamu, memohonlah di hadapan Allah supaya Dia mengasihani kita. Karena hal ini terjadi akibat ulahmu, apakah Dia akan mengindahkanmu?’ firman TUHAN semesta alam.”Maleakhi 1:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka sekarang: "Cobalah melunakkan hati Allah, supaya Ia mengasihani kita!" Oleh tangan kamulah terjadi hal itu, Maleakhi 1.10–13 3 masakan Ia akan menyambut salah seorang dari padamu dengan baik? firman TUHAN semesta alam.”Maleakhi 1:9 · TB
Terjemahan Baru
“Sekarang, hai imam-imam, cobalah mohon kepada Allah supaya Ia mengasihani kita. Ia tak akan menjawab doamu, dan itu salahmu sendiri.”Maleakhi 1:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dengan persembahanmu yang meremehkan Aku seperti itu, inilah yang akan menjadi nasibmu: Sekalipun nanti kamu mengemis-ngemis meminta belas kasihan-Ku, Aku tidak akan mempedulikanmu!”Maleakhi 1:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And now, I pray you, beseech God that he will be gracious unto us: this hath been by your means: will he regard your persons? saith the LORD of hosts.”Maleakhi 1:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Maleakhi 1:9?
Maleakhi menantang para imam untuk memohon belas kasihan Allah, tetapi karena mereka telah mempersembahkan kurban yang cacat, Allah tidak akan menerima permohonan mereka. Ayat ini menunjukkan bahwa hati yang tidak tulus dan persembahan yang sembarangan menghalangi hubungan dengan Allah.
Latar belakang
Doa yang terhalang
Tuhan menantang para imam untuk memohon belas kasihan, tetapi dengan nada sinis: karena perbuatan mereka sendiri, mustahil Tuhan akan mengindahkan doa mereka. Mereka telah merusak hubungan dengan Tuhan melalui persembahan yang najis.
Di mana
Yerusalem
Di bait suci, dalam doa
Kapan
~430 SM
Era pasca-pembuangan
Yang berbicara
Tuhan
Tuhan semesta alam, melalui Maleakhi
Kepada
Para imam
Imam-imam yang bertanggung jawab
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָלָה
chalah · memohonlah
melunakkan hati, memohon belas kasihan
חָנַן
chanan · mengasihani
menunjukkan kasih karunia, belas kasihan
נָשָׂא
nasa · mengindahkan
mengangkat, menganggap, memandang (dengan murah hati)
Ketiga kata ini berkaitan dengan hubungan: memohon untuk mendapatkan kasih karunia, tetapi Tuhan tidak mengangkat wajah-Nya—tidak memandang mereka dengan perkenanan. Ini menunjukkan bahwa dosa yang tidak diakui menghalangi doa.
Tahukah kamu
Sinisme Ilahi
Kata 'memohonlah' (khalu) dalam bahasa Ibrani bisa berarti 'menenangkan hati', sering dipakai dalam konteks doa permohonan. Tuhan seolah berkata, 'Cobalah, apakah Aku akan menerima?' Ini menunjukkan betapa seriusnya dosa mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Maleakhi 1:9
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Maleakhi 1:9
✕ Sering dikira
Tuhan tidak mau mendengar doa orang berdosa sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan menolak doa yang munafik dan tanpa pertobatan, tetapi doa yang tulus dari hati yang bertobat selalu diterima.
✕ Sering dikira
Kita bisa memohon belas kasihan padahal hidup kita tidak berubah.
✓ Yang sebenarnya
Belas kasihan Tuhan menuntut pertobatan dan perubahan gaya hidup. Ini adalah panggilan untuk bertobat, bukan sekadar ritual.
Renungan
Renungan Singkat Maleakhi 1:9
Apakah doa-doa kita terhambat karena sikap hati yang tidak benar? Sebelum berdoa, periksa apakah ada yang perlu diperbaiki dalam hubungan kita dengan Tuhan dan sesama.
Tuhan, bersihkan hatiku agar doa-doaku tidak terhalang oleh dosa atau sikap yang salah. Amin.