Anak Manusia harus menderita dan dibangkitkan
Lukas 9:22
Diutus, Dimuliakan, dan Diajar untuk Mengikut
“Kata-Nya, “Anak Manusia harus menderita banyak hal dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala, dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan akan dibangkitkan pada hari yang ketiga.””Lukas 9:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."”Lukas 9:22 · TB
Terjemahan Baru
“Yesus berkata juga, "Anak Manusia memang harus banyak menderita dan ditentang oleh pemimpin-pemimpin dan imam-imam kepala, serta guru-guru agama. Ia akan dibunuh, tetapi pada hari ketiga akan dibangkitkan kembali."”Lukas 9:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Selanjutnya kata Yesus, “Aku, Sang Anak Adam, sudah ditentukan Allah untuk banyak menderita dan ditolak oleh para pemimpin Yahudi, imam-imam kepala, dan ahli-ahli Taurat. Kemudian Aku akan mati dibunuh, tetapi pada hari ketiga Aku akan dihidupkan kembali oleh Allah.””Lukas 9:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Saying, The Son of man must suffer many things, and be rejected of the elders and chief priests and scribes, and be slain, and be raised the third day.”Lukas 9:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 9:22?
Yesus menjelaskan bahwa Anak Manusia (sebutan untuk diri-Nya) harus menderita banyak hal, ditolak oleh para pemimpin agama, dibunuh, dan bangkit pada hari ketiga. Ini adalah ajaran yang mengejutkan—Mesias yang menderita, bukan Mesias yang berkuasa secara politik.
Latar belakang
Kabar mengejutkan: Mesias yang akan menderita
Langsung setelah memerintahkan diam, Yesus mengungkap agenda-Nya: Anak Manusia harus menderita banyak hal, ditolak para pemimpin agama, dibunuh, dan bangkit pada hari ketiga. Ini bertolak belakang dengan harapan Mesianisme Yahudi populer yang membayangkan Mesias sebagai raja pemenang.
Di mana
Daerah Kaisarea Filipi
Segera setelah perintah diam tentang identitas-Nya
Kapan
~29 M
Pemberitahuan pertama tentang penderitaan
Yang berbicara
Yesus
Mesias yang memberitahu jalan yang harus Dia tempuh
Kepada
Para murid
Yang baru saja mengenal Yesus sebagai Kristus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
δεῖ
harus · must
Keniscayaan ilahi — bukan kecelakaan atau kebetulan, tapi rencana Allah yang tidak bisa dielak
παθεῖν
menderita · suffer
Mengalami penderitaan — kata yang menjadi akar 'passion' dalam tradisi Kristen
ἐγερθῆναι
dibangkitkan · raised
Pasif ilahi — dibangkitkan oleh Allah, bukan bangkit sendiri
Kata 'harus' (dei) adalah kata kunci — penderitaan Yesus bukan tragedi yang tidak terduga, tapi rencana Allah yang sudah ditetapkan dan digenapi.
Tahukah kamu
Ini adalah pemberitahuan pertama dari tiga kali
Lukas mencatat Yesus memberitahu tentang penderitaan-Nya sebanyak tiga kali: di sini (9:22), di 9:44, dan di 18:31-33. Setiap kali, para murid tidak paham atau menolak untuk mendengar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 9:22
Yesaya 53:3
Nubuat Hamba yang Menderita yang Yesus genapi
“Ia dihina dan ditolak manusia, seorang yang penuh kesengsaraan dan biasa dengan penyakit”
Lukas 18:31-33
Pemberitahuan ketiga yang lebih detail
“Ketahuilah kita pergi ke Yerusalem dan semua yang ditulis para nabi tentang Anak Manusia akan digenapi”
Kisah Para Rasul 2:23
Petrus kemudian mengerti dan mengajarkan keniscayaan ini
“Dia diserahkan menurut rencana dan pengetahuan Allah yang sudah ditetapkan sebelumnya”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 9:22
✕ Sering dikira
Penderitaan Yesus adalah kegagalan rencana-Nya yang harus diselamatkan oleh kebangkitan
✓ Yang sebenarnya
Penderitaan DAN kebangkitan adalah satu paket rencana Allah — keduanya sama-sama harus terjadi
✕ Sering dikira
Para murid langsung mengerti dan menerima berita ini
✓ Yang sebenarnya
Lukas 9:45 akan menyatakan mereka tidak mengerti — dan takut untuk bertanya
Renungan
Renungan Singkat Lukas 9:22
Salib bukanlah kegagalan tetapi jalan yang Tuhan pilih untuk menyelamatkan kita. Kita pun dipanggil untuk setia melewati penderitaan demi tujuan Tuhan, bukan lari dari proses.
Bapa, aku percaya bahwa jalan salib adalah jalan-Mu. Ajari aku untuk setia dan berani menghadapi tantangan karena Engkau. Amin.