Kawanan babi di bukit dan permintaan roh-roh yang aneh
Lukas 8:32
Perjalanan, Mukjizat, dan Perumpamaan Yesus
“Di tempat itu, ada sekawanan besar babi yang sedang mencari makan di bukit. Setan-setan itu memohon kepada Yesus untuk membiarkan mereka masuk ke dalam kawanan babi itu, dan Yesus mengizinkan mereka.”Lukas 8:32 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Adalah di sana sejumlah besar babi sedang mencari makan di lereng gunung, lalu setan-setan itu meminta kepada Yesus, supaya Ia memperkenankan mereka memasuki babi-babi itu. Yesus mengabulkan permintaan mereka.”Lukas 8:32 · TB
Terjemahan Baru
“Dekat tempat itu ada banyak sekali babi yang sedang mencari makan di lereng bukit. Roh-roh jahat itu minta dengan sangat kepada Yesus supaya diizinkan masuk ke dalam babi-babi itu. Dan Yesus setuju.”Lukas 8:32 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tidak jauh dari situ, di sisi bukit yang curam ada sekelompok besar babi peliharaan yang sedang makan. Lalu setan-setan itu memohon kepada Yesus supaya mereka diizinkan masuk ke dalam kawanan babi itu. Yesus pun setuju.”Lukas 8:32 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And there was there an herd of many swine feeding on the mountain: and they besought him that he would suffer them to enter into them. And he suffered them.”Lukas 8:32 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 8:32?
Setan-setan meminta izin untuk masuk ke dalam kawanan babi di dekat situ, dan Yesus mengizinkan mereka. Ini menunjukkan bahwa Yesus berkuasa atas roh-roh jahat dan bisa menentukan ke mana mereka pergi.
Latar belakang
Mengapa Yesus mengizinkan?
Ini adalah pertanyaan yang wajar: mengapa Yesus mengizinkan roh-roh masuk ke babi? Kemungkinan besar izin ini diberikan untuk menunjukkan secara nyata kepada semua orang yang hadir bahwa pengusiran benar-benar terjadi — dan untuk mendemonstrasikan tujuan destruktif roh-roh jahat itu kepada siapa saja yang menyaksikan.
Di mana
Bukit di wilayah Gerasa dekat danau
Padang penggembalaan babi di bukit dekat tepi danau
Kapan
~28-29 M
Pengusiran Legion dari pria Gerasa
Yang berbicara
Lukas (narator) dan roh-roh jahat
Narator merekam permintaan roh-roh dan keputusan Yesus
Kepada
Yesus
Guru yang memiliki kuasa untuk mengizinkan atau tidak
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀγέλη χοίρων
kawanan babi · herd of pigs
Kelompok besar babi yang digembalakan bersama
ἐπέτρεψεν
mengizinkan · permitted
Memberikan persetujuan, membolehkan sesuatu yang diminta
βοσκομένη
mencari makan · feeding
Sedang digembalakan, merumput dengan tenang — kontras dengan apa yang segera terjadi
Izin Yesus kepada roh-roh untuk masuk ke babi bukan sembarangan — itu adalah demonstrasi publik bahwa pengusiran nyata terjadi, dan roh-roh jahat itu memang bertujuan menghancurkan.
Tahukah kamu
Babi di wilayah non-Yahudi adalah hal biasa
Keberadaan kawanan babi besar ini mengkonfirmasi bahwa kita berada di wilayah non-Yahudi. Orang Yahudi tidak memelihara babi karena hewan ini 'tidak tahir' menurut hukum Musa. Kawanan 'sekitar dua ribu ekor' (Markus 5:13) menunjukkan ini adalah industri peternakan yang signifikan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 8:32
Imamat 11:7
Status babi dalam hukum Yahudi
“Babi tidak tahir bagimu — dagingnya tidak boleh kamu makan”
Yohanes 10:10
Tujuan destruktif kekuatan jahat
“Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan”
Markus 5:13
Detail jumlah babi dalam Markus
“Ada sekitar dua ribu babi dan kawanan itu berlarian ke laut dan tenggelam”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 8:32
✕ Sering dikira
Yesus tidak peduli dengan kerugian ekonomi pemilik babi sehingga dengan seenaknya mengizinkan babi tenggelam
✓ Yang sebenarnya
Prioritas Yesus adalah pembebasan manusia — nilai satu jiwa manusia jauh melampaui nilai kawanan babi
✕ Sering dikira
Roh-roh jahat bisa memilih sendiri ke mana mereka pergi tanpa persetujuan Yesus
✓ Yang sebenarnya
Mereka harus meminta izin kepada Yesus — ini menunjukkan otoritas Yesus yang mutlak atas mereka
Renungan
Renungan Singkat Lukas 8:32
Kita bisa belajar bahwa Tuhan Yesus punya kendali penuh atas segala sesuatu, termasuk hal-hal yang tampak menyeramkan. Saat kita merasa takut, kita bisa meminta pertolongan-Nya dengan yakin.
Tuhan Yesus, aku percaya Engkau berkuasa atas segala sesuatu, tenangkanlah hatiku yang takut. Amin.