Babi: berkuku belah tapi tidak memamah biak
Imamat 11:7
Hewan Halal dan Haram
“Sedang hewan lain yang tidak boleh kamu makan adalah babi. Sebab, meskipun berkuku belah, yaitu kukunya benar-benar terbelah, babi tidak memamah biak. Itu haram bagimu.”Imamat 11:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu.”Imamat 11:7 · TB
Terjemahan Baru
“Jangan makan babi. Binatang itu haram, karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak.”Imamat 11:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Babi hutan juga haram bagi kalian, karena babi berkuku belah tetapi tidak memamah biak.”Imamat 11:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the swine, though he divide the hoof, and be clovenfooted, yet he cheweth not the cud; he is unclean to you.”Imamat 11:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 11:7?
Ayat ini melarang makan babi karena meskipun berkuku belah, babi tidak memamah biak. Hal ini menunjukkan bahwa kriteria kelayakan makanan diatur dengan ketat, dan babi termasuk yang haram.
Latar belakang
Babi: hewan yang paling terkenal haramnya
Babi menjadi contoh keempat — kebalikan dari tiga sebelumnya. Unta, pelanduk, dan kelinci memamah biak tapi tidak berkuku belah. Babi justru sebaliknya: kukunya terbelah sempurna, tapi babi tidak memamah biak sama sekali. Satu syarat tetap tidak cukup. Babi kemudian menjadi simbol kenajisan yang paling kuat dalam budaya Yahudi.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di perkemahan Israel · suasana serius
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN melalui Musa
Allah Israel yang menetapkan hukum makan
Kepada
Bangsa Israel
Seluruh umat Israel di padang gurun Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הַחֲזִיר
hakhazir · babi
Kata Ibrani untuk babi domestik — hewan yang paling sering disebut sebagai simbol kenajisan dalam tradisi Yahudi.
מַפְרִיס פַּרְסָה
mafris parsah · berkuku belah
Babi memang berkuku belah — ayat ini jujur mengakui itu sebelum menyebutkan kekurangannya.
וְגֵרָה לֹא יִגָּר
vegeah lo yiggar · tidak memamah biak
Secara harfiah 'dan yang dikunyah tidak ia kunyah ulang' — babi menelan langsung tanpa memproses ulang.
Struktur ayat ini sangat adil: Allah mengakui kelebihan babi (berkuku belah) sebelum menyebut kekurangannya. Ini bukan hukum yang sewenang-wenang — setiap hewan dinilai berdasarkan kriteria yang sama dan transparan.
Tahukah kamu
Babi dalam sejarah Israel
Arkeologi menunjukkan bahwa di pemukiman Kanaan zaman Besi I-II, tulang babi hampir tidak ditemukan di wilayah yang diidentifikasi sebagai Israelit, tapi banyak di wilayah Filistin. Ini menunjukkan hukum makan benar-benar dipraktikkan dan menjadi penanda identitas etnis-religius.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 11:7
Yesaya 65:4
babi simbol pemberontakan
“yang duduk di antara kubur-kubur dan bermalam di tempat-tempat yang sunyi, yang makan daging babi...”
Yesaya 66:17
makan babi = menolak Allah
“yang menguduskan dan menyucikan diri untuk masuk ke taman-taman... dan makan daging babi...”
Lukas 15:15-16
babi simbol keterasingan
“...dan orang itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga babi...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 11:7
✕ Sering dikira
Babi haram karena tidak bersih atau menyebarkan penyakit
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak menyebut alasan kesehatan — babi haram semata karena satu syarat tidak terpenuhi secara ritual
✕ Sering dikira
Larangan babi hanya untuk orang Yahudi Perjanjian Lama
✓ Yang sebenarnya
Perdebatan soal apakah hukum ini berlaku untuk orang Kristen adalah teologis terpisah — teks sendiri tidak membatasi waktunya
Renungan
Renungan Singkat Imamat 11:7
Tuhan memberikan aturan yang jelas untuk kebaikan kita. Ketaatan pada aturan-Nya, meski tidak selalu masuk akal bagi kita, adalah bentuk kepercayaan dan penghormatan kita kepada-Nya.
Tuhan, ajari aku untuk taat pada firman-Mu, meski aku tidak selalu mengerti alasannya. Amin.