Yesus terlalu banyak makan
Lukas 7:34
Teka-Teki tentang Generasi Ini
“Akan tetapi, ketika Anak Manusia datang makan dan minum, kamu berkata, ‘Lihatlah! Ia seorang yang rakus dan peminum! Ia juga sahabat para pengumpul pajak dan orang-orang berdosa!’”Lukas 7:34 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan kamu berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Lukas 7.35–40 52”Lukas 7:34 · TB
Terjemahan Baru
“Anak Manusia datang--Ia makan dan minum--lalu kalian berkata, 'Lihat orang itu! Rakus, pemabuk, kawan penagih pajak dan kawan orang berdosa.'”Lukas 7:34 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu datanglah Aku, Sang Anak Adam. Aku makan dan minum air anggur seperti orang pada umumnya. Tetapi kalian berkata, ‘Lihat! Dia makan dan minum seperti orang rakus! Dia juga berteman dengan para penagih pajak dan orang-orang berdosa lainnya.’”Lukas 7:34 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The Son of man is come eating and drinking; and ye say, Behold a gluttonous man, and a winebibber, a friend of publicans and sinners!”Lukas 7:34 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 7:34?
Sebaliknya, Yesus yang datang makan dan minum dituduh sebagai seorang yang rakus dan peminum, serta bersahabat dengan orang berdosa. Ini menunjukkan bahwa orang-orang munafik selalu mencari alasan untuk menolak hamba Allah, baik yang hidup sederhana maupun yang bergaul dengan orang biasa.
Latar belakang
Standar ganda yang nyata
Kontras dengan Yohanes sangat jelas: Yohanes tidak makan dan minum — dikritik. Yesus makan dan minum — dikritik. Apapun yang mereka lakukan, hasilnya sama. Ini bukan soal perilaku Yesus atau Yohanes; ini soal hati orang yang menolak.
Di mana
Galilea
Yesus melanjutkan penjelasan tentang kritik yang tidak konsisten
Kapan
~28 M
Pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Yesus
rabi dari Nazaret yang mengutip kritik terhadap diri-Nya sendiri
Kepada
Orang banyak
kerumunan yang mendengar Yesus menjelaskan pola penolakan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
υἱὸς τοῦ ἀνθρώπου
huios tou anthrōpou · Anak Manusia
Gelar mesianic dari Daniel 7:13 — manusia yang datang ke hadapan Allah. Yesus pakai ini untuk diri-Nya.
φάγος
phagos · rakus
Pemakan besar, orang yang makan berlebihan. Tuduhan tentang perilaku tidak terkontrol.
φίλος
philos · sahabat
Philos — teman dekat, yang mau bergaul. Di sini dipakai negatif — Yesus bergaul dengan 'orang salah'.
Kata philos (teman) yang dipakai dalam tuduhan terhadap Yesus justru merangkum misi-Nya: Ia adalah Allah yang mau jadi teman. Yang mengkritik-Nya menggunakan identitas misi-Nya sebagai senjata.
Tahukah kamu
'Anak Manusia' — pilihan gelar yang menarik
Yesus memilih gelar 'Anak Manusia' ketika menyebut diri-Nya yang gemar makan dan bergaul. Ini gelar mesianic dari Daniel 7 — tapi dipakai dalam konteks yang sangat manusiawi. Sebuah paradoks yang disengaja.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 7:34
Ulangan 21:20
hukum tentang anak yang rakus — Yesus difitnah masuk kategori ini
“Anak kami ini... yang melahap dan memboroskan harta... seorang pemabuk.”
Lukas 15:1-2
Yesus bergaul dengan 'orang berdosa'
“Para pemungut pajak dan orang berdosa datang mendekat... orang Farisi dan ahli Taurat bersungut-sungut.”
Markus 2:16
kritik tentang teman makan Yesus
“Ahli-ahli Taurat... melihat Yesus makan bersama pemungut pajak dan orang berdosa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 7:34
✕ Sering dikira
Yesus memang bergaya hidup tidak disiplin dibanding Yohanes
✓ Yang sebenarnya
Yesus makan dan bergaul secara normal sebagai bagian dari strategi pelayanan-Nya — Ia datang ke dunia orang yang perlu diselamatkan.
✕ Sering dikira
Kritik terhadap Yohanes dan Yesus menunjukkan ada sesuatu yang salah dengan keduanya
✓ Yang sebenarnya
Yesus dengan sengaja menunjukkan bahwa kedua respons dibalik pada penolak — masalahnya bukan pada Yohanes atau Yesus, tapi pada hati yang menolak.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 7:34
Kita harus berhati-hati agar tidak bersikap munafik dengan membuat standar ganda terhadap orang lain. Marilah kita belajar untuk menghargai perbedaan cara Allah bekerja melalui setiap orang, tanpa menghakimi.
Ya Bapa, ampunilah kami ketika kami cepat menghakimi pekerjaan-Mu dalam orang lain. Bantu kami untuk saling menerima dalam kasih. Amin.