Para pengamat bergolak dalam hati
Lukas 5:21
Jala yang Penuh dan Hidup yang Baru
“Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi mulai bertanya-tanya, “Siapakah Orang yang menghujat Allah ini? Siapa yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Allah saja?””Lukas 5:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi ahli-ahli Taurat dan orang- orang Farisi berpikir dalam hatinya: "Siapakah orang yang menghujat Allah ini? Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?"”Lukas 5:21 · TB
Terjemahan Baru
“Guru-guru agama dan orang-orang Farisi mulai berkata satu sama lain, "Siapa orang ini yang berani menghina Allah? Siapa yang boleh mengampuni dosa, selain Allah sendiri?"”Lukas 5:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mendengar itu, para ahli Taurat dan orang Farisi berkata dalam hati mereka, “Lancang sekali orang ini berkata begitu! Dia sudah menghina Allah! Tidak seorang pun dapat mengampuni dosa manusia selain Allah sendiri.””Lukas 5:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the scribes and the Pharisees began to reason, saying, Who is this which speaketh blasphemies? Who can forgive sins, but God alone?”Lukas 5:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 5:21?
Ahli-ahli Taurat dan orang Farisi berpikir bahwa Yesus menghujat Allah karena Dia mengampuni dosa. Dalam tradisi Yahudi, hanya Allah yang berhak mengampuni dosa, sehingga mereka menganggap Yesus tidak menghormati Allah. Ini menunjukkan bagaimana tindakan Yesus yang luar biasa menimbulkan pertanyaan dan penolakan dari para pemimpin agama.
Latar belakang
Logika teologis yang tidak salah, tapi kesimpulannya keliru
Pertanyaan para ahli Taurat secara teologis sangat masuk akal: hanya Allah yang bisa mengampuni dosa. Mereka tidak salah soal itu. Masalahnya ada di kesimpulan — mereka tahu hanya Allah yang bisa mengampuni, tapi tidak membuka diri pada kemungkinan bahwa Yesus adalah Allah. Mereka punya premis yang benar tapi menolak konklusi yang seharusnya mengikuti.
Di mana
Di dalam rumah yang sama, Kapernaum
Barisan depan penonton — mereka duduk mengamati dan tidak bereaksi secara terbuka
Kapan
~28 M
Awal pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Ahli-ahli Taurat dan orang Farisi
Delegasi nasional yang hadir untuk mengevaluasi Yesus
Kepada
Satu sama lain dalam hati mereka
Pemimpin agama Yahudi dari berbagai kota yang sedang berpikir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
βλασφημεῖ
menghujat Allah · blasphemes
Kata yang berarti berbicara dengan menghina terhadap Allah atau hal-hal suci. Dalam konteks hukum Yahudi ini tuduhan yang bisa berujung eksekusi
Τίς ἐστιν οὗτος
Siapakah Orang ini · who is this
Pertanyaan yang ironis — Lukas sudah memberitahu pembacanya siapa Dia sejak pasal 1-2. Para ahli Taurat tidak mau menjawab pertanyaan mereka sendiri dengan jujur
εἰ μὴ μόνος ὁ θεός
kecuali Allah saja · except God alone
Pernyataan teologis yang benar — hanya Allah yang mengampuni dosa. Mereka sudah punya kunci jawabannya tapi menolak menggunakannya
Mereka menuduh 'penghujatan' (tuduhan kematian), bertanya 'siapa ini?' (pertanyaan yang sudah punya jawaban), sambil mengakui 'hanya Allah yang bisa' (kunci yang mereka pegang tapi tidak mau gunakan). Tragedi teologi yang menolak konklusinya sendiri.
Tahukah kamu
Penghujatan adalah dosa yang bisa dihukum mati
Dalam hukum Yahudi, menghujat Allah (blasphemia) bisa dihukum mati dengan dirajam batu — lihat Imamat 24:16. Ketika mereka menggunakan kata 'menghujat', ini bukan hanya kritik teologis biasa tapi tuduhan yang berimplikasi hukuman paling berat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 5:21
Yesaya 43:25
Allah menyatakan hak eksklusif-Nya untuk mengampuni
“Aku, Akulah Dia yang menghapus pelanggaran-pelanggaranmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.”
Markus 2:7
Paralel reaksi yang sama dari para ahli Taurat
“Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?”
Yohanes 10:33
Tuduhan penghujatan yang sama terus mengikuti Yesus
“Orang-orang Yahudi menjawab Dia, 'Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau dengan batu, melainkan karena Engkau menghujat Allah...'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 5:21
✕ Sering dikira
Para ahli Taurat salah secara teologis ketika mengatakan hanya Allah yang mengampuni dosa
✓ Yang sebenarnya
Mereka justru benar secara teologis — hanya saja mereka tidak mau menarik kesimpulan logis bahwa Yesus mungkin memang Allah
✕ Sering dikira
Mereka menentang Yesus karena iri atau dengki
✓ Yang sebenarnya
Dari perspektif mereka, ini soal integritas teologis — mereka meyakini Yesus sedang melakukan penghujatan, yang adalah dosa sangat serius
Renungan
Renungan Singkat Lukas 5:21
Ketika Yesus bertindak di luar kebiasaan atau pemahaman kita, kita bisa saja bereaksi seperti orang Farisi, dengan cepat menghakimi. Tetapi Yesus mengundang kita untuk melihat lebih dalam dan mengakui otoritas-Nya, bahkan ketika Dia melakukan hal yang tidak terduga.
Tuhan, jauhkan aku dari sikap menghakimi yang tergesa-gesa; buka mataku untuk mengenali karya-Mu yang ajaib, sekalipun tidak sesuai dengan pemikiran manusia. Amin.