Yesus di sinagoge kampung halamannya
Lukas 4:16
Pencobaan, Penolakan, dan Kuasa
“Kemudian, Yesus pergi ke Nazaret, kota tempat Dia dibesarkan. Seperti kebiasaan-Nya, Yesus pergi ke sinagoge pada hari Sabat dan berdiri untuk membaca.”Lukas 4:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.”Lukas 4:16 · TB
Terjemahan Baru
“Yesus pergi pula ke Nazaret, tempat Ia dibesarkan. Pada hari Sabat, menurut kebiasaan-Nya Ia pergi ke rumah ibadat. Ia berdiri untuk membaca Alkitab,”Lukas 4:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian Yesus pergi ke kampung Nazaret, tempat Dia dibesarkan. Seperti kebiasaan-Nya, Dia pergi ke rumah pertemuan pada hari Sabat. Lalu Dia diberi kesempatan berdiri di hadapan jemaat untuk membacakan Firman Allah.”Lukas 4:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he came to Nazareth, where he had been brought up: and, as his custom was, he went into the synagogue on the sabbath day, and stood up for to read.”Lukas 4:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 4:16?
Yesus kembali ke Nazaret, kota tempat Ia dibesarkan, dan pergi ke sinagoge pada hari Sabat sesuai kebiasaan-Nya. Ini menunjukkan bahwa Yesus taat pada tradisi ibadah dan menggunakan kesempatan itu untuk mengajar. Dia berdiri untuk membaca, menandakan peran-Nya sebagai pembaca dan penafsir Kitab Suci.
Latar belakang
Pulang kampung di hari Sabat
Lukas mencatat dua hal penting: Yesus 'pergi ke Nazaret, kota tempat Dia dibesarkan' dan 'seperti kebiasaan-Nya' Ia ke sinagoge pada hari Sabat. Yesus rajin beribadah mingguan bukan karena kewajiban formal — itu sudah jadi kebiasaan hidup-Nya sejak kecil.
Di mana
Nazaret
Kota kecil di bukit Galilea, kampung halaman Yesus sejak kecil
Kapan
~27 M
Kunjungan ke kampung halaman
Yang berbicara
Lukas (narator)
Dokter dan sejarawan, murid Paulus
Kepada
Teofilus dan pembaca Injil Lukas
Pembaca yang mengikuti perjalanan Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
εἰωθὸς
eiōthos · custom
Kebiasaan yang sudah lama dilakukan — sesuatu yang terbentuk dari pola berulang, bukan tindakan insidentil
ἀνέστη
anestē · stood up
Berdiri — posisi untuk membaca; lazim dalam tradisi sinagoge untuk menghormati Kitab Suci
τεθραμμένος
tethrammenos · brought up
Dibesarkan/dipelihara — menekankan Nazaret bukan hanya tempat lahir tapi tempat Yesus tumbuh besar
Kata 'kebiasaan' (eiōthos) menggambarkan pola hidup Yesus yang konsisten — ibadah mingguan di sinagoge bukan pertunjukan tapi ritme kehidupan rohani-Nya.
Tahukah kamu
Nazaret pada zaman Yesus sangat kecil
Nazaret di abad pertama diperkirakan hanya dihuni 400-500 orang — sebuah desa gunung yang tidak disebut sama sekali dalam Perjanjian Lama atau tulisan Yosefus. 'Apakah ada sesuatu yang baik dari Nazaret?' bukan ejekan acak.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 4:16
Lukas 2:51-52
Lukas sudah menceritakan Yesus tumbuh besar di Nazaret
“Ia pergi bersama mereka ke Nazaret; dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka.”
Markus 6:1-2
Markus mencatat momen yang sama
“Berangkatlah Ia dari sana dan tiba di tempat asal-Nya...pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat.”
Ibrani 10:25
Kebiasaan Yesus pergi ke sinagoge adalah teladan yang Surat Ibrani dorong untuk diikuti
“Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 4:16
✕ Sering dikira
Yesus pergi ke sinagoge hanya untuk membuat deklarasi besar di Nazaret
✓ Yang sebenarnya
Lukas menekankan ini adalah 'kebiasaan' Yesus — ibadah rutin mingguan yang sudah lama ia lakukan, bukan momen khusus
✕ Sering dikira
Nazaret adalah kota penting di Galilea
✓ Yang sebenarnya
Nazaret adalah desa kecil yang bahkan tidak disebut dalam PL — bukan pusat keagamaan atau kota besar
Renungan
Renungan Singkat Lukas 4:16
Ketaatan pada ibadah dan pembacaan firman adalah hal yang penting dalam hidup kita. Marilah kita setia menghadiri ibadah dan membuka Alkitab, karena di situ kita bisa mendengar suara Tuhan dan diubahkan oleh firman-Nya.
Ya Tuhan, mampukan aku untuk setia dalam ibadah dan membaca firman-Mu, seperti Yesus yang mengikuti kebiasaan-Nya, sehingga aku semakin mengenal kehendak-Mu. Amin.