Menelusuri generasi sebelum Abraham
Lukas 3:35
Silsilah Yesus
“Nahor anak Serug. Serug anak Rehu. Rehu anak Peleg. Peleg anak Eber. Eber anak Salmon.”Lukas 3:35 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“anak Serug, anak Rehu, anak Peleg, anak Eber, anak Salmon,”Lukas 3:35 · TB
Terjemahan Baru
“anak Serug, anak Rehu, anak Peleg, anak Eber, anak Salmon,”Lukas 3:35 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(3:23)”Lukas 3:35 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Which was the son of Saruch, which was the son of Ragau, which was the son of Phalec, which was the son of Heber, which was the son of Sala,”Lukas 3:35 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 3:35?
Ayat ini mencatat silsilah dari Nahor hingga Eber, termasuk Serug, Rehu, Peleg, dan Eber. Nama-nama ini diambil dari Kejadian 11, menunjukkan bahwa Lukas menelusuri garis Yesus kembali sampai ke Nuh dan seterusnya, menegaskan universalitas karya Kristus.
Latar belakang
Generasi yang melewati Menara Babel
Di era Peleg, Kejadian 10:25 mencatat bahwa 'pada zamannya bumi terbagi'. Banyak ahli mengidentifikasi ini dengan peristiwa Menara Babel (Kejadian 11) ketika Allah menceraiberaikan bangsa-bangsa dengan bahasa yang berbeda. Yesus adalah keturunan dari generasi yang hidup di tengah perpecahan umat manusia — dan Ia datang untuk mempersatukan kembali.
Di mana
Mesopotamia (konteks narasi)
Wilayah antara Efrat dan Tigris, sebelum Abraham dipanggil
Kapan
~2000-2200 SM (perkiraan)
Era antara Nuh dan Abraham
Yang berbicara
Lukas (narator)
melanjutkan silsilah ke generasi sebelum Abraham, ke zaman Menara Babel
Kepada
Pembaca Injil Lukas
orang yang mengikuti perjalanan silsilah ke masa pra-Abraham
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
Σερούχ
Serouch · Serug
Dari Ibrani: mungkin berarti 'anggur merambat'. Kakek Abraham, hidup di era antara Babel dan pemanggilan Abraham.
Ῥαγαύ
Rhagau · Rehu
Dari Ibrani Reu: mungkin 'teman' atau 'gembala'. Generasi antara Peleg dan Abraham.
Φάλεκ
Phalek · Peleg
Dari Ibrani: terbagi atau kanal — namanya secara harfiah menandai pemisahan bangsa-bangsa di zamannya.
Nama Peleg yang berarti 'terbagi' di tengah silsilah menuju Yesus adalah ironi yang penuh makna: Yesus datang dari keturunan generasi yang lahir di tengah perpecahan bangsa-bangsa untuk mempersatukan kembali semua bangsa dalam diri-Nya.
Tahukah kamu
Peleg berarti 'terbagi' — namanya adalah sejarahnya
Nama Peleg dalam bahasa Ibrani berarti 'pemisahan' atau 'kanal/parit'. Kejadian 10:25 secara eksplisit menjelaskan nama ini: 'sebab pada zamannya bumi dibagi'. Jarang sekali orang punya nama yang sekaligus adalah catatan historis zamannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 3:35
Kejadian 10:25
makna nama Peleg dalam konteks sejarah
“Dua orang anak laki-laki lahir bagi Eber: yang seorang bernama Peleg, sebab pada zamannya bumi terbagi.”
Kisah Para Rasul 2:5-11
Pentakosta membalikkan Babel — bangsa-bangsa bersatu kembali
“Ada orang-orang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit yang tinggal di Yerusalem.”
Kejadian 11:9
peristiwa Babel yang mungkin ditandai oleh zaman Peleg
“Sebab di situlah Tuhan mengacaukan bahasa seluruh bumi; dari situlah mereka diserakkan Tuhan ke seluruh bumi.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 3:35
✕ Sering dikira
Generasi antara Nuh dan Abraham tidak punya signifikansi teologis
✓ Yang sebenarnya
Justru di sini tersembunyi kisah Menara Babel — perpecahan bangsa yang akan dipulihkan melalui janji Abraham dan akhirnya oleh Yesus.
✕ Sering dikira
'Bumi terbagi' dalam zaman Peleg hanya tentang pemisahan benua secara geologis
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks narasi Kejadian 10-11, 'bumi terbagi' merujuk pada pembagian bangsa-bangsa, yang dikonfirmasi oleh kisah Babel yang segera mengikutinya.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 3:35
Kita mungkin tidak mengenal semua nama dalam silsilah ini, tetapi setiap orang penting bagi Tuhan. Demikian juga, setiap orang percaya memiliki tempat dalam rencana Allah. Mari kita hargai setiap orang dan peran mereka dalam kerajaan-Nya.
Bapa, terima kasih karena Engkau mengenal setiap orang dan memakai mereka dalam rencana-Mu. Ajar aku untuk melihat nilai setiap orang dan bekerja sama dalam membangun kerajaan-Mu. Amin.