Rantai melewati air bah dan Nuh
Lukas 3:36
Silsilah Yesus
“Salmon adalah anak Kenan. Kenan anak Arpakhsad. Arpakhsad anak Sem. Sem anak Nuh. Nuh anak Lamekh.”Lukas 3:36 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“anak Kenan, anak Arpakhsad, anak Sem, anak Nuh, anak Lamekh,”Lukas 3:36 · TB
Terjemahan Baru
“anak Kenan, anak Arpakhsad, anak Sem, anak Nuh, anak Lamekh,”Lukas 3:36 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(3:23)”Lukas 3:36 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Which was the son of Cainan, which was the son of Arphaxad, which was the son of Sem, which was the son of Noe, which was the son of Lamech,”Lukas 3:36 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 3:36?
Ayat ini melanjutkan silsilah dari Salmon hingga Nuh, termasuk Kenan, Arpakhsad, Sem, dan Nuh. Ini menunjukkan bahwa Yesus adalah keturunan Nuh, yang selamat dari air bah, dan juga keturunan Adam, yang diciptakan Allah, sehingga menegaskan bahwa Yesus adalah manusia sejati dan Juruselamat seluruh umat manusia.
Latar belakang
Melewati krisis terbesar dalam sejarah dunia
Silsilah Yesus melewati Air Bah — lewat jalur Sem, anak Nuh. Arpakhsad lahir dua tahun setelah Air Bah (Kejadian 11:10). Ini berarti jalur keselamatan melewati bahtera Nuh: tanpa kesetiaan Nuh, tidak ada Sem; tanpa Sem, tidak ada Abraham; tanpa Abraham, tidak ada Yesus. Setiap krisis dalam sejarah dilewati oleh rantai ini.
Di mana
Mesopotamia pasca-banjir (konteks narasi)
Peradaban yang dibangun kembali setelah Air Bah oleh keturunan Nuh
Kapan
~2300-2500 SM (perkiraan)
Era pasca-Air Bah
Yang berbicara
Lukas (narator)
silsilah melewati Air Bah menuju Nuh dan anak-anaknya
Kepada
Pembaca yang kenal kisah Air Bah
orang yang tahu Nuh, Sem, dan Arpakhsad sebagai leluhur bangsa-bangsa pasca-banjir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
Σήμ
Sēm · Sem
Dari Ibrani: nama atau ketenaran. Anak sulung Nuh yang menjadi leluhur bangsa Semit — termasuk semua bangsa-bangsa Perjanjian Lama dari Mesopotamia hingga Kanaan.
Νῶε
Nōe · Nuh
Dari Ibrani: kenyamanan atau istirahat. Nama yang diberikan ayahnya Lamekh dengan harapan Nuh akan membawa penghiburan dari kutuk tanah.
Ἀρφαξάδ
Arphaxad · Arpakhsad
Asal kata tidak pasti — mungkin dari bahasa Akkad atau Ibrani, lahir dua tahun setelah Air Bah, leluhur langsung Abraham.
Rantai Sem ke Arpakhsad melewati peristiwa Air Bah. Ini mengingatkan: setiap kali sejarah manusia mengalami krisis total, Allah memelihara satu garis yang terus berlanjut.
Tahukah kamu
Kenan muncul di Lukas tapi tidak di Kejadian 11
Antara Arpakhsad dan Selah dalam Kejadian 11, tidak ada Kenan. Tapi dalam Septuaginta (LXX, terjemahan Yunani Perjanjian Lama), Kenan muncul di Kejadian 11:12. Lukas mengikuti LXX, yang adalah Alkitab yang umumnya digunakan di dunia berbahasa Yunani saat itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 3:36
Kejadian 9:26
berkat khusus kepada Sem dan keturunannya
“Terpujilah Tuhan, Allah Sem — Kanaan akan menjadi hambanya!”
Ibrani 11:7
Nuh sebagai contoh iman yang menyelamatkan garis keturunan
“Karena iman, maka Nuh... membangun bahtera untuk menyelamatkan keluarganya.”
1 Petrus 3:20
Air Bah sebagai peristiwa penyelamatan yang paralel dengan baptisan
“Pada zaman Nuh, ketika bahtera sedang dipersiapkan, hanya sedikit orang yang diselamatkan dari air.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 3:36
✕ Sering dikira
Kemunculan Kenan di Lukas 3 yang tidak ada di Kejadian 11 membuktikan Lukas salah
✓ Yang sebenarnya
Lukas mengikuti teks Septuaginta (LXX) yang memang mencantumkan Kenan — ini adalah pilihan sumber teks yang berbeda, bukan kesalahan.
✕ Sering dikira
Air Bah memutus semua garis silsilah sehingga silsilah sebelum Nuh tidak relevan
✓ Yang sebenarnya
Justru ayat 36-38 ini menunjukkan bahwa silsilah Lukas meneruskan rantai melewati Air Bah sampai Adam — menunjukkan kontinuitas rencana Allah yang tidak terputus bahkan oleh krisis terbesar.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 3:36
Silsilah ini mengingatkan kita bahwa Yesus datang untuk semua orang, bukan hanya satu bangsa. Kita dipanggil untuk membagikan kasih-Nya kepada semua orang, karena keselamatan tersedia bagi semua yang percaya, seperti Nuh yang menjadi bapa bagi umat manusia yang baru.
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau datang untuk semua orang. Tolong aku untuk menjadi saksi-Mu bagi mereka yang belum mengenal Engkau, sehingga mereka juga menerima keselamatan-Mu. Amin.