Harapan yang Hancur di Hari Ketiga
Lukas 24:21
Di Jalan ke Emaus
“Sebenarnya kami berharap bahwa Dialah yang akan membebaskan bangsa Israel. Namun, hari ini adalah hari ketiga sejak semuanya itu terjadi.”Lukas 24:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi.”Lukas 24:21 · TB
Terjemahan Baru
“Padahal kami mengharap bahwa Dialah yang akan membebaskan Israel! Dan hari ini hari ketiga semenjak hal itu terjadi.”Lukas 24:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Padahal sebelumnya kami berharap dialah yang akan membebaskan orang Israel dari penjajahan Romawi. Ternyata dia bukanlah Raja Penyelamat yang kami nanti-nantikan, karena sekarang dia sudah mati, dan ini hari yang ketiga.”Lukas 24:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But we trusted that it had been he which should have redeemed Israel: and beside all this, to day is the third day since these things were done.”Lukas 24:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 24:21?
Murid-murid itu mengungkapkan harapan mereka yang hancur: mereka berharap Yesus akan membebaskan Israel secara politik. Namun, sekarang hari ketiga sejak kejadian itu, dan mereka masih bingung. Ini menunjukkan bahwa mereka belum mengerti bahwa pembebasan sejati adalah melalui kematian dan kebangkitan.
Latar belakang
Kalimat paling jujur dalam Injil Lukas
'Sebenarnya kami berharap' — kata-kata ini mencerminkan harapan yang sudah terkubur. Mereka berharap Yesus adalah pembebas Israel dari penjajahan Romawi, Mesias yang akan mendirikan kerajaan politik. Kematian-Nya menghancurkan semua skenario itu.
Di mana
Jalan menuju Emaus
Percakapan jujur tentang harapan yang pupus
Kapan
~30 M
Dua murid mengungkapkan kekecewaan mendalam
Yang berbicara
Kleopas dan murid lain
Dua pengikut Yesus yang menceritakan kekecewaan mereka
Kepada
Yesus (yang tidak dikenali)
Mendengarkan curahan hati dua murid yang kecewa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἠλπίζομεν
kami berharap · we had hoped
Imperfect — harapan yang dulu ada tapi kini sudah berlalu, sudah tidak ada lagi
λυτροῦσθαι
membebaskan · redeem
Kata tebusan — membebaskan budak dari perbudakan dengan membayar harga tertentu
Ἰσραήλ
Israel · Israel
Bangsa Israel — harapan mereka bersifat nasional dan politis, bukan universal
Kata 'membebaskan' (lytrousthai) merujuk pada tebusan budak — mereka berharap Yesus membebaskan Israel dari Roma secara politis. Tapi Yesus datang untuk membayar tebusan yang jauh lebih besar.
Tahukah kamu
'Hari ketiga' sudah terlewati — menurut mereka
Mereka menyebut 'hari ini adalah hari ketiga' — mereka mungkin mengetahui prediksi Yesus tentang bangkit pada hari ketiga, tapi hari itu sudah lewat (menurut hitungan mereka yang salah) dan tidak terjadi apa-apa. Padahal mereka sedang berjalan di sore hari kebangkitan itu sendiri.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 24:21
Lukas 1:68
Zakaria menggunakan kata yang sama 'lytrōsis' — tapi penggenapannya jauh melampaui harapan politik
“Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia telah mengunjungi dan memberikan penebusan bagi umat-Nya.”
Kisah Para Rasul 1:6
Murid-murid masih bertanya tentang pemulihan kerajaan bahkan setelah kebangkitan
“Tuhan, apakah pada waktu inilah Engkau akan memulihkan kerajaan bagi Israel?”
Yohanes 6:15
Yesus menolak konsep kerajaan politik yang diharapkan orang banyak
“Yesus... menyingkir kembali ke pegunungan seorang diri, karena Dia tahu bahwa mereka hendak memaksa-Nya menjadi raja.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 24:21
✕ Sering dikira
Para murid sama sekali tidak memahami apa pun tentang Yesus
✓ Yang sebenarnya
Mereka memahami banyak hal — tapi misi Yesus berbeda dari harapan nasionalistis mereka
✕ Sering dikira
Hari ketiga sudah lewat, jadi kebangkitan tidak terjadi
✓ Yang sebenarnya
Mereka sedang berjalan tepat di hari ketiga itu — tanpa mereka sadari
Renungan
Renungan Singkat Lukas 24:21
Terkadang kita punya ekspektasi sendiri tentang bagaimana Tuhan bekerja. Saat realita tidak sesuai, ingatlah bahwa cara Tuhan selalu lebih baik meski tidak selalu kita pahami.
Tuhan, ajari aku untuk tidak kecewa ketika rencana-Mu tidak sesuai harapanku, tetapi percaya bahwa Engkau bekerja untuk kebaikanku. Amin.