Dua kata yang mengguncang sejarah: Salibkan Dia!

Lukas 23:21

Hari Penyaliban

Akan tetapi, mereka tetap berteriak, “Salibkan Dia! Salibkan Dia!”

Lukas 23:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Lukas 23:21?

Orang banyak terus berteriak meminta Yesus disalibkan. Mereka menolak tawaran Pilatus untuk melepaskan Yesus dan tetap bersikeras menjatuhkan hukuman mati.

Latar belakang

Dua kata, diulang dua kali

Mereka tidak cukup berteriak sekali — mereka mengulanginya: 'Salibkan Dia! Salibkan Dia!' Pengulangan ini bukan sekadar dramatis, ini menunjukkan tekad yang tidak bisa ditawar. Mereka tidak mau cambuk, tidak mau kompromi, tidak mau opsi lain.

Di mana

Pretorium Pilatus, Yerusalem

Halaman pengadilan, teriakan semakin kencang

Kapan

~30 M

Hari penyaliban Yesus

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pilatus sekali lagi coba bujuk massa
Pilatus bertanya untuk ketiga kalinya
Kamu di sini
O

Yang berbicara

Orang banyak

massa yang berteriak tuntutan eksekusi

P

Kepada

Pilatus

gubernur yang semakin terdesak

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἐπέκειντο

epekeinto · they kept shouting

Terus-menerus mendesak, tidak berhenti — kata imperfek yang menggambarkan tekanan yang berkelanjutan.

σταύρου

staurou · Crucify

Salibkan! — dari kata salib (stauros), bentuk imperatif yang menuntut tindakan segera. Ini bukan pertanyaan tapi perintah.

φωναὶ

phōnai · voices

Suara-suara — jamak yang menekankan banyaknya orang yang berteriak secara bersamaan.

Tuntutan massa ini diungkapkan dalam bentuk imperatif — perintah, bukan permohonan. Mereka tidak meminta Pilatus, mereka memerintahnya.

Tahukah kamu

Kata 'salibkan' adalah kata Romawi, bukan Yahudi

Penyaliban adalah metode eksekusi Romawi — orang Yahudi menggunakan rajam atau penggantungan. Ketika massa berteriak 'salibkan', mereka secara sadar memilih hukuman paling memalukan yang ada dalam sistem Romawi, yang dirancang untuk memperhinakan terpidana semaksimal mungkin.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 23:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Lukas 23:21

✕  Sering dikira

Tuntutan penyaliban adalah cara eksekusi standar Yahudi

✓  Yang sebenarnya

Penyaliban adalah metode Romawi — massa secara aktif memilih hukuman paling memalukan yang bisa diberikan Roma.

✕  Sering dikira

Massa berteriak sekali lalu tenang menunggu keputusan

✓  Yang sebenarnya

Lukas memakai kata imperfek — mereka terus-menerus berteriak tanpa henti sampai tuntutan mereka dipenuhi.

Renungan

Renungan Singkat Lukas 23:21

Tekanan kelompok bisa membuat kita melakukan hal yang salah. Sadarilah bahwa kita bisa saja ikut-ikutan tanpa berpikir jernih.

Ya Bapa, jauhkan kami dari sifat ikut-ikutan yang menyesatkan. Amin.