Cawan ini — kalau Engkau mau
Lukas 22:42
Malam Terakhir Sebelum Salib
““Bapa, jika Engkau mau, ambillah cawan ini dari-Ku. Akan tetapi, janganlah keinginan-Ku yang terjadi, melainkan keinginan-Mu.””Lukas 22:42 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."”Lukas 22:42 · TB
Terjemahan Baru
“"Bapa," kata-Nya, "kalau boleh, jauhkanlah daripada-Ku penderitaan yang harus Kualami ini. Tetapi jangan menurut kemauan-Ku, melainkan menurut kemauan Bapa saja."”Lukas 22:42 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Ya Bapa, Aku mohon, kalau Bapa mau, janganlah biarkan Aku menjalani penderitaan ini! Tetapi janganlah terjadi menurut kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mu sajalah yang jadi.””Lukas 22:42 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Saying, Father, if thou be willing, remove this cup from me: nevertheless not my will, but thine, be done.”Lukas 22:42 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 22:42?
Yesus berdoa meminta agar cawan penderitaan dihindarkan, tetapi menyerahkan diri pada kehendak Bapa, menunjukkan ketaatan dan penyerahan total.
Latar belakang
Doa yang paling jujur
Ini adalah salah satu momen paling manusiawi dalam seluruh Injil: Yesus memohon cawan penderitaan diambil. Ini bukan kelemahan — ini kejujuran. Yesus tidak berpura-pura tidak takut. Tapi permohonan itu diikuti dengan penyerahan total: 'bukan keinginan-Ku tapi keinginan-Mu.' Kedua hal itu nyata sekaligus.
Di mana
Taman Getsemani, Bukit Zaitun
Dalam kesendirian di antara pepohonan zaitun
Kapan
~30 M
Larut malam Kamis — jam terakhir sebelum penangkapan
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazaret, Anak Allah yang berinkarnasi
Kepada
Bapa
Allah Bapa yang diajak bicara dalam keintiman doa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
τὸ ποτήριον
to potērion · cawan
Cawan, piala — metafora dalam PL untuk nasib atau murka yang harus ditanggung. Di sini menunjuk pada penderitaan dan kematian yang menanti.
εἰ βούλει
ei boulei · jika Engkau mau
Jika Engkau mau, jika itu kehendak-Mu — kondisional yang mengakui otoritas Bapa atas situasi ini.
τὸ θέλημά μου... τὸ σόν
to thelēma mou... to son · keinginan-Ku... keinginan-Mu
Kehendak-Ku... kehendak-Mu — dua kehendak yang berbeda, tapi satu yang dipilih: kehendak Bapa.
Doa ini mengandung dua hal yang sama-sama nyata: 'potērion' (cawan yang berat dan nyata) dan 'thelēma' (kehendak yang dipilih). Yesus tidak memalsukan rasa takutnya dan tidak memalsukan penyerahannya — keduanya jujur.
Tahukah kamu
Cawan sebagai metafora penderitaan
Dalam Alkitab Ibrani, 'cawan' sering dipakai sebagai metafora untuk nasib atau takdir yang harus ditanggung — khususnya cawan murka Allah (Mzm 75:8, Yes 51:17, Yer 25:15). Yesus sedang memohon agar takdir menanggung murka Allah atas dosa manusia itu diambil.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 22:42
Mazmur 75:8
cawan murka Allah dalam PL
“Sebab di tangan TUHAN ada suatu piala, dan anggurnya berbuih, penuh campuran; dan Ia menuangkannya, dan semua orang fasik di bumi harus meminum ampasnya.”
Yesaya 51:17
cawan sebagai metafora murka yang harus ditanggung
“Bangkitlah, bangkitlah, berdirilah, hai Yerusalem, yang telah meminum dari tangan TUHAN piala murka-Nya.”
Yohanes 18:11
Yesus menerima cawan itu setelah doa di Getsemani
“Kata Yesus kepada Petrus: Sarungkan pedangmu itu; bukankah Aku harus minum cawan yang diberikan Bapa kepada-Ku?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 22:42
✕ Sering dikira
Yesus meragukan rencana keselamatan atau mencoba menghindari salib
✓ Yang sebenarnya
Yesus tidak menghindari — persis setelah doa ini Ia menyarungkan kembali pedang Petrus dan berkata 'bukankah Aku harus minum cawan ini?' (Yoh 18:11). Doa ini adalah proses penyerahan, bukan pelarian.
✕ Sering dikira
Keinginan Yesus untuk 'cawan diambil' menunjukkan ketidaksempurnaan iman-Nya
✓ Yang sebenarnya
Keinginan manusiawi untuk menghindari penderitaan adalah bagian dari kemanusiaan-Nya yang sempurna — bukan dosa. Ibrani 4:15 menegaskan Yesus 'dicobai dalam segala hal seperti kita, tetapi tanpa dosa'.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 22:42
Kita boleh mengungkapkan keinginan kita kepada Tuhan, tetapi pada akhirnya kita harus percaya bahwa rencana-Nya lebih baik. Penyerahan bukan berarti pasrah, melainkan aktif memilih kehendak-Nya.
Bapa, aku belajar dari Yesus untuk berkata, 'jadilah kehendak-Mu', walau aku punya harapan sendiri. Amin.