Zaman Ini vs. Zaman yang Akan Datang
Lukas 20:34
Debat Besar di Bait Allah
“Jawab Yesus kepada mereka, “Orang-orang pada zaman ini menikah dan dinikahkan,”Lukas 20:34 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jawab Yesus kepada mereka: "Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan,”Lukas 20:34 · TB
Terjemahan Baru
“Yesus menjawab, "Orang-orang yang hidup sekarang ini kawin,”Lukas 20:34 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kata Yesus kepada mereka, “Di dunia ini, manusia memang hidup berpasang-pasangan.”Lukas 20:34 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Jesus answering said unto them, The children of this world marry, and are given in marriage:”Lukas 20:34 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 20:34?
Yesus menjawab bahwa pada zaman ini, orang menikah dan dinikahkan sebagai bagian dari kehidupan duniawi. Pernikahan adalah institusi yang baik, tetapi hanya berlaku di dunia yang fana ini, bukan di kekekalan.
Latar belakang
Dua zaman yang berbeda total
Yesus tidak menjawab pertanyaan mereka secara langsung — Dia memperlihatkan bahwa pertanyaan itu sendiri didasarkan pada asumsi yang salah. Saduki berasumsi kebangkitan adalah lanjutan dari kehidupan ini dengan semua aturannya. Yesus memperkenalkan konsep zaman yang akan datang sebagai realitas yang berbeda secara fundamental.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Halaman luar Bait Allah
Kapan
~30 M
Pekan terakhir Yesus
Yang berbicara
Yesus
Memulai jawaban dengan membedakan dua ranah yang berbeda
Kepada
Orang Saduki dan kerumunan
Mendengar kerangka baru yang belum pernah mereka pikirkan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
αἰῶνος τούτου
zaman ini · this age
Era sekarang — masa kehidupan manusia sebelum kebangkitan dengan semua batasnya
γαμοῦσιν
menikah · marry
Pernikahan sebagai institusi yang merupakan fitur khas zaman ini
γαμίσκονται
dinikahkan · given in marriage
Dinikahkan oleh pihak lain — keduanya (aktif dan pasif) adalah institusi zaman ini
Kata zaman ini (aion toutos) adalah penunjuk: pernikahan bukan hukum universal abadi, melainkan institusi yang spesifik untuk zaman ini saja. Kebangkitan membawa manusia ke zaman yang berbeda.
Tahukah kamu
Dua Zaman — konsep kunci Yudaisme
Olam hazeh (zaman ini) dan olam haba (zaman yang akan datang) adalah dua konsep sentral dalam teologi Yahudi Farisi. Menariknya, Saduki tidak percaya pada konsep olam haba ini. Yesus menggunakan kerangka Farisi yang juga tidak diterima Saduki.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 20:34
Efesus 1:21
Paulus membedakan dua zaman (aion) yang berbeda
“...jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang.”
Matius 22:29-30
Paralel dari Matius dengan tambahan teguran soal kesesatan mereka
“Jawab Yesus kepada mereka, Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah. Karena pada waktu kebangkitan orang tidak kawin dan tidak dikawinkan...”
Wahyu 21:4
Gambaran zaman yang akan datang yang berbeda fundamental dari kehidupan sekarang
“Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 20:34
✕ Sering dikira
Yesus mengajarkan bahwa pernikahan adalah dosa atau tidak baik
✓ Yang sebenarnya
Yesus mengakui pernikahan sebagai realitas zaman ini yang baik — bukan mengutuknya
✕ Sering dikira
Kebangkitan berarti kembali ke kehidupan yang persis sama seperti sekarang
✓ Yang sebenarnya
Kebangkitan adalah kehidupan dalam zaman yang akan datang yang berbeda secara fundamental dari kehidupan saat ini
Renungan
Renungan Singkat Lukas 20:34
Nikmati dan hargai pernikahan serta hubungan duniawi sebagai karunia Tuhan, tetapi ingat bahwa semuanya akan berubah kelak. Jangan menjadikan hal-hal duniawi sebagai tujuan utama hidup, karena ada yang lebih besar yang menantikan kita.
Tuhan, terima kasih untuk berkat pernikahan dan hubungan yang Engkau berikan. Ajar aku menggunakannya dengan bijak, dan tetap berfokus pada hal-hal yang kekal. Amin.