Para Petani Merencanakan Pembunuhan

Lukas 20:14

Debat Besar di Bait Allah

Ketika para petani itu melihat anak pemilik kebun, mereka berunding satu sama lain, ‘Ia adalah ahli waris pemilik kebun anggur ini, ayo kita bunuh dia supaya warisannya menjadi milik kita!’

Lukas 20:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Lukas 20:14?

Para petani melihat anak pemilik kebun dan berencana membunuhnya agar warisan menjadi milik mereka. Ini menunjukkan kejahatan hati manusia yang ingin merebut apa yang bukan haknya, dan juga gambaran para pemimpin agama yang menolak Yesus sebagai ahli waris.

Latar belakang

Logika keserakahan yang absurd

Rencana para petani tidak masuk akal secara hukum: membunuh ahli waris tidak otomatis membuat tanah menjadi milik mereka. Tapi inilah logika keserakahan yang gelap — mereka melihat kesempatan dan mengambilnya tanpa pikir panjang. Persis seperti para pemimpin agama yang berusaha menghilangkan Yesus supaya kekuasaan tetap di tangan mereka.

Di mana

Bait Allah, Yerusalem

Halaman luar Bait Allah — perumpamaan sedang mencapai klimaks

Kapan

~30 M

Pekan terakhir Yesus

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemilik kebun mengutus putranya
Sang anak dilempar keluar dan dibunuh
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesus

Mengungkap rencana jahat para petani dalam perumpamaan

O

Kepada

Orang banyak dan pemimpin agama di Bait Allah

Pendengar yang mulai mengenali diri mereka dalam perumpamaan ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

κληρονόμος

ahli waris · heir

Orang yang berhak mewarisi — posisi hukum yang sah dan kuat

ἀποκτείνωμεν

kita bunuh · let us kill

Ajakan kolektif untuk membunuh — dosa yang disengaja bersama-sama

κληρονομία

warisan · inheritance

Harta yang diwariskan — motif utama kejahatan mereka

Kata ahli waris dan warisan berakar dari kata yang sama — para petani mengincar hak milik yang bukan milik mereka, seperti manusia yang mengincar posisi Allah.

Tahukah kamu

Hukum warisan di Palestina Romawi yang membingungkan

Ada satu skenario legal di mana tanah bisa jatuh ke tangan penyewa jika pemilik meninggal tanpa pewaris — bukan dengan membunuh ahli warisnya. Tapi dalam fiksi perumpamaan, logika hukum tidak perlu sempurna — yang penting gambarannya mengenai sasaran.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 20:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Lukas 20:14

✕  Sering dikira

Para petani punya rencana hukum yang cerdas untuk mewarisi tanah

✓  Yang sebenarnya

Rencana mereka tidak masuk akal secara hukum — ini menggambarkan keserakahan yang membutakan pikiran

✕  Sering dikira

Perumpamaan ini tidak ada hubungannya dengan para pemimpin yang mendengarkan

✓  Yang sebenarnya

Lukas 20:19 menjelaskan para pemimpin langsung sadar perumpamaan ini tentang mereka

Renungan

Renungan Singkat Lukas 20:14

Kita mungkin tidak secara terang-terangan membunuh, tapi bisa saja kita iri dan ingin mengambil hak orang lain demi keuntungan sendiri. Mari introspeksi hati, apakah ada keinginan untuk merebut apa yang bukan milik kita?

Bapa, bersihkan hati kami dari iri hati dan keinginan untuk merebut hak orang lain. Ajari kami puas dengan berkat-Mu. Amin.