Yesus berhenti dan memanggil orang buta
Lukas 18:40
Doa, Kerendahan Hati, dan Jalan ke Yerusalem
“Lalu Yesus berhenti dan menyuruh agar orang buta itu dibawa kepada-Nya. Ketika orang buta itu mendekat, Dia bertanya kepadanya,”Lukas 18:40 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Yesus berhenti dan menyuruh membawa orang itu kepada-Nya. Dan ketika ia telah berada di dekat-Nya, Yesus bertanya kepadanya:”Lukas 18:40 · TB
Terjemahan Baru
“Yesus berhenti dan menyuruh orang membawa orang buta itu kepada-Nya. Ketika ia sampai, Yesus bertanya,”Lukas 18:40 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian Yesus berhenti dan menyuruh orang buta itu dituntun kepada-Nya. Ketika orang buta itu mendekat, Yesus bertanya,”Lukas 18:40 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Jesus stood, and commanded him to be brought unto him: and when he was come near, he asked him,”Lukas 18:40 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 18:40?
Yesus berhenti dan memanggil orang buta itu. Ini menunjukkan bahwa Yesus mendengar seruan orang itu dan peduli padanya. Yesus tidak terburu-buru, Dia meluangkan waktu untuk bertanya apa yang dia inginkan.
Latar belakang
Seluruh rombongan berhenti karena satu seruan
Yesus sedang dalam perjalanan menuju Yerusalem — perjalanan yang paling penting dan terakhir dalam hidupnya. Namun satu seruan dari seorang pengemis buta di pinggir jalan membuat Ia berhenti total dan menyuruh orang membawa pengemis itu kepada-Nya. Tidak ada yang terlalu kecil untuk perhatian Yesus.
Di mana
Yerikho
Pinggir jalan di luar kota Yerikho
Kapan
~30 M
Perjalanan terakhir ke Yerusalem
Yang berbicara
Lukas (narator) dan Yesus
Lukas merekam aksi Yesus yang berhenti dan memanggil orang buta
Kepada
Orang buta dan orang banyak
Pengemis buta yang sedang dibawa kepada Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
σταθεὶς
berhenti · stopped
Berdiri diam, berhenti penuh — bukan sekadar memperlambat langkah
ἐκέλευσεν
menyuruh · commanded
Perintah resmi — Yesus menggunakan otoritas-Nya untuk membawa pengemis itu
ἀχθῆναι
dibawa · brought
Pasif — orang buta itu dibawa oleh orang lain, ia tidak datang sendiri
Aksi Yesus yang σταθεὶς (berhenti total) di tengah perjalanan-Nya yang paling mendesak menunjukkan bahwa bagi-Nya, tidak ada agenda yang terlalu penting untuk menghentikan perhatian pada satu individu yang membutuhkan.
Tahukah kamu
Yesus berhenti total, bukan hanya memperlambat langkah
Kata Yunani σταθεὶς menunjukkan Yesus berhenti sepenuhnya, mengambil posisi diam. Ia tidak sekadar menoleh atau memperlambat — Ia berhenti total di tengah perjalanan mendesak menuju Yerusalem, dan memerintahkan agar pengemis buta itu dibawa kepada-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 18:40
Lukas 15:4
Allah meninggalkan yang banyak untuk mencari satu yang hilang
“Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang belantara dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?”
Ibrani 12:2
Yesus fokus pada tujuan namun tidak menutup mata pada kebutuhan
“Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus... yang tekun menanggung salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia”
Matius 9:36
Karakter Yesus yang selalu tergerak oleh penderitaan individu
“Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 18:40
✕ Sering dikira
Yesus berhenti karena terpaksa dan terganggu dari tujuan-Nya
✓ Yang sebenarnya
Berhenti adalah pilihan sadar Yesus — Ia tidak terganggu, Ia menjadikan momen ini sebagai bagian dari misi-Nya
✕ Sering dikira
Orang-orang yang tadi memarahinya sekarang bersedia membantu karena Yesus menyuruh
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak menunjukkan perubahan hati mereka. Yang penting bukan reaksi mereka, tapi respons Yesus terhadap seruan orang buta
Renungan
Renungan Singkat Lukas 18:40
Yesus selalu punya waktu untuk kita. Dia mendengar setiap seruan kita dan ingin tahu apa yang kita butuhkan. Kita bisa datang kepada-Nya dengan jujur tentang kebutuhan kita.
Tuhan, terima kasih Engkau mau berhenti dan memperhatikan kami. Ajari kami untuk datang kepada-Mu dengan hati yang terbuka. Amin.