Orang buta di pinggir jalan mengemis
Lukas 18:35
Doa, Kerendahan Hati, dan Jalan ke Yerusalem
“Pada saat Yesus hampir tiba di Kota Yerikho, ada seorang buta yang sedang duduk di pinggir jalan sambil mengemis.”Lukas 18:35 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Waktu Yesus hampir tiba di Yerikho, ada seorang buta yang duduk di pinggir jalan dan mengemis.”Lukas 18:35 · TB
Terjemahan Baru
“Waktu Yesus hampir sampai di Yerikho, seorang buta sedang duduk minta-minta di pinggir jalan.”Lukas 18:35 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika Yesus dan para murid-Nya hampir tiba di kota Yeriko, ada seorang buta sedang duduk mengemis di pinggir jalan.”Lukas 18:35 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And it came to pass, that as he was come nigh unto Jericho, a certain blind man sat by the way side begging:”Lukas 18:35 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 18:35?
Saat Yesus mendekati Yerikho, ada seorang buta yang duduk mengemis di pinggir jalan, menunjukkan bahwa Yesus sedang melewati kota itu dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem.
Latar belakang
Kontras yang tajam setelah percakapan besar
Setelah percakapan teologis yang panjang tentang hukum Taurat, kekayaan, dan nubuatan kematian-Nya, Yesus tiba-tiba berhadapan dengan kenyataan yang paling sederhana: seorang buta yang mengemis di pinggir jalan. Dari abstrak ke konkret. Dari guru ke penyembuh.
Di mana
Yerikho
Pinggir jalan di luar kota Yerikho, kota tertua di dunia
Kapan
~30 M
Perjalanan terakhir ke Yerusalem
Yang berbicara
Lukas (narator)
Merekam pertemuan Yesus dengan orang buta di dekat Yerikho
Kepada
Pembaca injil Lukas
Pembaca yang mengikuti perjalanan Yesus ke Yerusalem
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
τυφλός
buta · blind
Tidak dapat melihat — secara harfiah, berbeda dari 'buta rohani'
ἐκάθητο
sedang duduk · sitting
Imperfek — menggambarkan posisi menetap yang sudah lama, bukan baru duduk
προσαιτῶν
mengemis · begging
Meminta-minta secara aktif — ini adalah sumber pendapatannya
Gambaran 'duduk' (ἐκάθητο) dan 'mengemis' (προσαιτῶν) melukiskan seseorang yang terjebak dalam posisi ketidakberdayaan yang permanen. Tanpa penglihatan, tidak ada pekerjaan. Tanpa pekerjaan, hanya bisa mengemis. Siklus yang tampaknya tidak bisa diputus.
Tahukah kamu
Yerikho adalah kota penuh peziarah
Yerikho adalah titik pertemuan penting bagi peziarah dari Galilea yang menuju Yerusalem. Jalan dari Yerikho ke Yerusalem naik sekitar 1.000 meter dalam jarak 27 km — sebuah perjalanan yang menantang. Pengemis sering berkumpul di titik ramai seperti ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 18:35
Yohanes 9:1-3
Kebutaan sebagai kesempatan bagi kuasa Allah dinyatakan
“Ketika Yesus sedang berjalan, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya... supaya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan di dalam dia”
Yesaya 35:5
Nubuat pemulihan yang digenapi dalam pelayanan Yesus
“Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan dan telinga orang-orang tuli akan dibuka”
Mazmur 146:8
Allah sebagai pemberi penglihatan bagi orang buta
“Tuhan membuka mata orang-orang buta, Tuhan menegakkan orang yang tertunduk”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 18:35
✕ Sering dikira
Orang buta ini buta karena dosa-dosanya atau dosa orang tuanya
✓ Yang sebenarnya
Injil Lukas tidak memberi alasan teologis untuk kebutaannya. Di sini fokusnya pada iman dan penyembuhan, bukan asal-usul kebutaan
✕ Sering dikira
Yesus sedang memasuki Yerikho ketika bertemu orang buta ini
✓ Yang sebenarnya
Lukas 18:35 mengatakan 'hampir tiba' — ia masih di luar kota. Lukas 19:1 baru mencatat Yesus 'masuk dan melewati Yerikho'
Renungan
Renungan Singkat Lukas 18:35
Tuhan seringkali lewat dalam hidup kita melalui peristiwa sehari-hari. Jangan biarkan kesibukan membuat kita buta secara rohani sehingga kita melewatkan kehadiran-Nya.
Tuhan, buka mataku untuk menyadari kehadiran-Mu di sekitarku hari ini. Amin.