Diserahkan, diejek, dianiaya, diludahi

Lukas 18:32

Doa, Kerendahan Hati, dan Jalan ke Yerusalem

Ia akan diserahkan kepada orang-orang yang tidak mengenal Allah. Ia akan diejek, dianiaya, dan diludahi.

Lukas 18:32 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Lukas 18:32?

Yesus menjelaskan bahwa Dia akan diserahkan kepada orang-orang bukan Yahudi, diejek, dianiaya, dan diludahi—ini adalah penderitaan yang akan Dia alami sebelum disalibkan.

Latar belakang

Penderitaan yang sangat spesifik

Yesus tidak berbicara tentang 'penderitaan' secara abstrak. Ia menyebut detail yang konkret: diserahkan kepada orang-orang yang tidak mengenal Allah, diejek, dianiaya, diludahi. Setiap detail ini akan terpenuhi dalam kisah sengsara-Nya.

Di mana

Perjalanan menuju Yerusalem

Jalan di Yudea atau Perea

Kapan

~30 M

Perjalanan terakhir ke Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yesus menyebut nubuat para nabi
Pencambukan dan pembunuhan Yesus
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesus

Merinci secara konkret penderitaan yang akan Ia alami

K

Kepada

Kedua belas murid

Lingkaran terdalam murid Yesus

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

παραδοθήσεται

diserahkan · delivered over

Pasif ilahi — diserahkan oleh Allah sebagai bagian dari rencana keselamatan

ἐμπαιχθήσεται

diejek · mocked

Dipermainkan, ditertawakan — penghinaan publik yang disengaja

ἐμπτυσθήσεται

diludahi · spit upon

Penghinaan fisik yang paling merendahkan dalam budaya kuno

Setiap kata kerja di sini berbentuk pasif — Yesus akan menerima tindakan-tindakan ini tanpa melawan. Namun kata-kata ini juga menunjukkan bahwa penderitaan-Nya bukanlah kekalahan, melainkan ketaatan yang disengaja pada rencana Allah.

Tahukah kamu

Meludahi seseorang adalah penghinaan tertinggi

Dalam budaya Timur Tengah kuno, meludahi seseorang adalah bentuk penghinaan yang paling merendahkan. Tidak sekadar menyakiti fisik — tapi mendeclare bahwa orang itu tidak berharga. Yesus menyebut ini secara khusus sebagai sesuatu yang akan Ia tanggung.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 18:32

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Lukas 18:32

✕  Sering dikira

Yesus tidak tahu apa yang akan terjadi padanya

✓  Yang sebenarnya

Sebaliknya — Yesus secara spesifik merinci apa yang akan terjadi. Ini menunjukkan pengetahuan-Nya yang penuh, bukan ketidaktahuan

✕  Sering dikira

'Orang-orang yang tidak mengenal Allah' berarti orang jahat secara moral

✓  Yang sebenarnya

Ini merujuk pada orang-orang non-Yahudi (bangsa-bangsa lain/Roma) yang tidak mengenal Allah Israel — ini tentang identitas etnis-agama, bukan penilaian moral individu

Renungan

Renungan Singkat Lukas 18:32

Penderitaan Kristus mengingatkan kita bahwa tidak ada penderitaan yang sia-sia di dalam Tuhan. Saat kita merasa direndahkan atau diperlakukan tidak adil, kita bisa bersandar pada kasih Kristus yang memahami.

Tuhan Yesus, terima kasih untuk penderitaan-Mu yang menyelamatkanku; beri aku kekuatan untuk menghadapi penolakan dengan mengingat teladan-Mu. Amin.