Ludah dan pukulan di kepala Yesus
Matius 27:30
Hari Paling Gelap dalam Sejarah
“Mereka meludahi-Nya, mengambil buluh itu, lalu memukulkannya ke kepala-Nya.”Matius 27:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala- Nya.”Matius 27:30 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka meludahi Dia, dan mengambil tongkat itu, lalu memukul Dia di kepala-Nya.”Matius 27:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka meludahi Dia, lalu mengambil bambu itu dari tangan-Nya dan memakainya untuk memukuli kepala Yesus.”Matius 27:30 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they spit upon him, and took the reed, and smote him on the head.”Matius 27:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 27:30?
Mereka meludahi Yesus dan memukul kepala-Nya dengan buluh yang mereka berikan. Ini adalah puncak penghinaan dan kekerasan fisik yang Yesus alami tanpa perlawanan.
Latar belakang
Penghinaan yang paling personal
Meludahi seseorang di budaya Mediterania kuno adalah penghinaan paling besar yang bisa dilakukan — lebih buruk dari pukulan fisik karena menyerang kehormatan. Lalu memukul kepala dengan tongkat yang tadi mereka berikan sebagai 'tongkat kerajaan' menambah kekerasan yang bersifat parodi.
Di mana
Praetorium, Yerusalem
Dalam markas tentara gubernur Romawi
Kapan
~30 M
Sengsara — penganiayaan fisik sebelum salib
Yang berbicara
Matius (narator)
Murid Yesus, mantan pemungut cukai
Kepada
Pembaca Injil Matius
Komunitas Yahudi-Kristen abad pertama
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐνέπτυσαν
eneprysan · spat upon
meludahi, tindakan penghinaan ekstrem secara kultural
ἔτυπτον
etypton · smote
memukul berulang-ulang, imperfek — tidak hanya sekali
κεφαλήν
kephalēn · head
kepala — tempat mahkota duri yang baru saja dipasang
Kata etypton adalah imperfek — menggambarkan pukulan berulang kali, bukan sekali pukul. Dengan mahkota duri di kepala, setiap pukulan menancapkan duri lebih dalam.
Tahukah kamu
Meludahi dalam hukum Taurat
Meludah ke muka seseorang dalam budaya Yahudi adalah penghinaan ekstrem (Bilangan 12:14; Ulangan 25:9). Tindakan ini dilakukan juga oleh para pemimpin agama pada malam penangkapan (Mat 26:67). Yesus mengalami penghinaan puncak dari dua dunia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 27:30
Matius 26:67
Penghinaan yang sama dilakukan sebelumnya oleh para pemimpin agama
“Lalu mereka meludahi muka-Nya...ada yang menampar-Nya.”
Yesaya 50:6
Nubuat hamba yang menerima ludah dan pukulan
“Aku memberi punggungku kepada orang-orang yang memukul aku...aku tidak menyembunyikan mukaku dari noda dan ludah.”
Mikha 5:1
Gambaran pemimpin Israel yang dipukul
“Hakim Israel itu akan dipukul pipinya dengan tongkat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 27:30
✕ Sering dikira
'Ini hanya penghinaan ringan sebelum penderitaan salib yang sesungguhnya'
✓ Yang sebenarnya
Pencambukan dan penganiayaan fisik ini sudah sangat parah — banyak terpidana mati di titik ini sebelum sempat disalib.
✕ Sering dikira
'Para tentara melakukan ini karena perintah resmi'
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah inisiatif tentara sendiri — Pilatus hanya memerintahkan penyaliban, bukan penganiayaan tambahan ini.
Renungan
Renungan Singkat Matius 27:30
Yesus tidak membalas, tetapi menyerahkan diri-Nya pada rencana Bapa. Saat kita diperlakukan buruk, kita dipanggil untuk mengampuni dan tidak membalas kejahatan dengan kejahatan.
Bapa, ampuni aku ketika aku sulit mengampuni. Ajar aku untuk membalas kejahatan dengan kebaikan. Amin.