Tak ada yang meninggalkan demi Kerajaan tanpa imbalan
Lukas 18:29
Doa, Kerendahan Hati, dan Jalan ke Yerusalem
“Yesus berkata kepada mereka, “Aku mengatakan yang sesungguhnya kepadamu, tidak seorang pun yang telah meninggalkan rumah, istri, saudara-saudara, orang tua, atau anak-anaknya demi Kerajaan Allah,”Lukas 18:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Kerajaan Allah meninggalkan rumahnya, isterinya atau saudaranya, orang tuanya atau anak-anaknya,”Lukas 18:29 · TB
Terjemahan Baru
“"Percayalah!" kata Yesus. "Orang yang sudah meninggalkan rumahnya, atau istrinya, atau saudaranya atau ayah ibunya atau anak-anaknya karena melayani Allah,”Lukas 18:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab Yesus kepada mereka, “Aku menegaskan kepadamu: Setiap orang yang meninggalkan rumahnya, orangtuanya, saudara-saudarinya, pasangannya, atau anak-anaknya demi kerajaan Allah,”Lukas 18:29 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he said unto them, Verily I say unto you, There is no man that hath left house, or parents, or brethren, or wife, or children, for the kingdom of God’s sake,”Lukas 18:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 18:29?
Yesus menjanjikan bahwa siapa pun yang meninggalkan rumah, keluarga, atau harta demi Kerajaan Allah akan menerima berlipat ganda. Ini adalah prinsip kerajaan: pengorbanan untuk Tuhan tidak pernah sia-sia, dan Ia akan mengganti segala sesuatu dengan berkat yang berlimpah, baik di dunia ini maupun di kekekalan.
Latar belakang
Daftar pengorbanan yang diakui Yesus
Yesus secara eksplisit mengakui pengorbanan para murid-Nya. Ia menyebut: rumah, istri, saudara, orang tua, anak-anak — semua yang bisa ditinggalkan demi Kerajaan Allah. Ini menunjukkan bahwa Yesus tidak menutup mata atas biaya nyata mengikut Dia.
Di mana
Perjalanan menuju Yerusalem
Jalan di Yudea atau Perea
Kapan
~30 M
Perjalanan terakhir ke Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Menjawab pernyataan Petrus dengan janji yang luar biasa
Kepada
Para murid
Murid-murid yang telah meninggalkan segalanya untuk mengikut Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀληθῶς
yang sesungguhnya · truly
Dengan sungguh-sungguh, tanpa keraguan — penekanan pada kebenaran yang akan disampaikan
ἀφῆκεν
meninggalkan · left
Sudah benar-benar melepaskan — bukan sementara, bukan sebagian
ἕνεκεν
demi · for the sake of
Karena alasan dan tujuan — motif yang menentukan apakah pengorbanan itu bernilai
Kata ἕνεκεν (demi) adalah kunci: bukan setiap pelepasan yang dihargai, tapi pelepasan yang dilakukan demi Kerajaan Allah. Motif menentukan makna pengorbanan.
Tahukah kamu
Lukas memasukkan istri dalam daftarnya
Berbeda dengan Markus dan Matius, Lukas menambahkan 'istri' dalam daftar yang bisa ditinggalkan. Ini relevan mengingat audiens Lukas yang lebih luas (termasuk non-Yahudi) dan mungkin juga mencerminkan realitas beberapa komunitas Kristen perdana.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 18:29
Matius 10:37-38
Yesus sebagai prioritas di atas keluarga
“Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku”
Ibrani 11:8
Meninggalkan semuanya dalam ketaatan iman
“Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusaka, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tuju”
Kisah Para Rasul 4:34-35
Komunitas Kristen perdana yang saling berbagi
“Tidak ada seorang pun yang berkekurangan di antara mereka; karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah menjual kepunyaannya itu”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 18:29
✕ Sering dikira
Yesus mewajibkan semua orang Kristen meninggalkan keluarga mereka
✓ Yang sebenarnya
Yesus berbicara tentang prioritas dan kesiapan untuk meninggalkan jika dipanggil — bukan perintah universal untuk putus dari keluarga
✕ Sering dikira
Pengorbanan inilah yang membeli keselamatan
✓ Yang sebenarnya
Konteks jelas: keselamatan hanya mungkin karena Allah (ay. 27). Pengorbanan adalah respons iman, bukan harga keselamatan
Renungan
Renungan Singkat Lukas 18:29
Jangan takut kehilangan ketika kamu memilih untuk taat kepada Allah. Dia adalah Allah yang tidak pernah berutang; percayalah bahwa Dia akan memenuhi kebutuhanmu dan memberimu keluarga rohani yang baru.
Bapa, berikan aku iman untuk percaya bahwa apa pun yang aku tinggalkan demi-Mu, Engkau akan ganti dengan berkat yang lebih besar. Amin.