Yang mustahil bagi manusia, mungkin bagi Allah
Lukas 18:27
Doa, Kerendahan Hati, dan Jalan ke Yerusalem
“Jawab Yesus, “Apa yang mustahil bagi manusia adalah mungkin bagi Allah.””Lukas 18:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kata Yesus: "Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah."”Lukas 18:27 · TB
Terjemahan Baru
“Yesus menjawab, "Yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah!"”Lukas 18:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi Yesus menjawab, “Manusia tidak sanggup menjamin dirinya diselamatkan dan masuk surga, tetapi Allah sanggup.””Lukas 18:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he said, The things which are impossible with men are possible with God.”Lukas 18:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 18:27?
Yesus menegaskan bahwa apa yang mustahil bagi manusia—seperti orang kaya masuk surga—adalah mungkin bagi Allah. Ini menunjukkan bahwa keselamatan sepenuhnya adalah karya Allah, bukan hasil kemampuan manusia. Allah sanggup mengubah hati yang paling sulit sekalipun.
Latar belakang
Jawaban yang memindahkan semua beban
Yesus menjawab dengan kalimat yang mengubah segalanya. Pertanyaannya adalah tentang kemampuan manusia. Jawaban Yesus memindahkan fokus sepenuhnya ke kemampuan Allah. Keselamatan bukan tentang siapa yang cukup baik, cukup kaya, atau cukup taat — melainkan tentang apa yang Allah bisa dan mau lakukan.
Di mana
Perjalanan menuju Yerusalem
Jalan di Yudea atau Perea
Kapan
~30 M
Perjalanan terakhir ke Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Memberikan jawaban yang mengubah seluruh perspektif percakapan
Kepada
Para pendengar yang bertanya
Orang-orang yang bertanya siapa yang bisa diselamatkan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀδύνατα
mustahil · impossible
Tidak mungkin dilakukan — batas mutlak kemampuan manusia
δυνατά
mungkin · possible
Bisa dilakukan — dalam konteks Allah, tidak ada batasnya
τῷ θεῷ
Allah · God
Subjek yang mengubah segalanya — bukan kemampuan manusia yang jadi standar
Kontras antara ἀδύνατα (mustahil bagi manusia) dan δυνατά (mungkin bagi Allah) adalah inti teologi keselamatan: tidak ada manusia yang bisa menyelamatkan dirinya sendiri, tapi tidak ada yang mustahil bagi Allah yang mau menyelamatkan.
Tahukah kamu
Prinsip yang sama di Kejadian 18:14
Ketika Sara tertawa mendengar ia akan hamil di usia tua, Allah berkata: 'Apakah ada sesuatu yang mustahil bagi Tuhan?' Yesus menggemakan pernyataan yang sama — kalimat yang sudah dikenal baik oleh pendengar Yahudi-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 18:27
Kejadian 18:14
Pertanyaan retorikal yang sama tentang kemungkinan bagi Allah
“Apakah ada sesuatu yang mustahil bagi Tuhan?”
Yeremia 32:17
Pengakuan bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah
“Ah, ya Tuhan Allah! Sesungguhnya, Engkaulah yang telah menjadikan langit dan bumi... tidak ada sesuatu pun yang mustahil bagi-Mu!”
Efesus 2:4-5
Allah yang kaya rahmat mampu menyelamatkan siapa pun
“Tetapi Allah yang kaya dalam rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar... telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 18:27
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa manusia tidak perlu berbuat apa pun karena Allah yang melakukan semuanya
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menjawab pertanyaan tentang keselamatan dengan menunjukkan bahwa inisiatif dan kemampuan keselamatan ada pada Allah, bukan menghilangkan respons manusia
✕ Sering dikira
Yesus sedang berbicara tentang mukjizat fisik saja
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini jelas Yesus berbicara tentang keselamatan rohani — tentang masuknya orang ke dalam Kerajaan Allah
Renungan
Renungan Singkat Lukas 18:27
Jangan putus asa ketika melihat orang yang tampaknya sulit menerima Kristus. Ingatlah bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah. Berdoalah dan percayalah bahwa Allah dapat mengubah siapapun.
Ya Allah, aku percaya bahwa Engkau sanggup melakukan hal-hal yang mustahil; ubahkanlah hati yang keras menjadi lembut oleh kasih-Mu. Amin.