Adakah sesuatu yang mustahil bagi TUHAN — pertanyaan yang menggugurkan semua alasan
Kejadian 18:14
Tiga Tamu Abraham
“Adakah sesuatu yang mustahil bagi TUHAN? Pada waktu yang telah ditetapkan, Aku akan kembali kepadamu, dan pada waktu itu Sara akan mempunyai anak laki-laki.””Kejadian 18:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk TUHAN? Pada waktu yang telah ditetapkan itu, tahun depan, Aku akan kembali mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara mempunyai seorang anak laki-laki."”Kejadian 18:14 · TB
Terjemahan Baru
“Adakah sesuatu yang mustahil bagi TUHAN? Seperti telah Kukatakan tadi, sembilan bulan lagi Aku akan kembali ke sini. Dan pada waktu itu Sara akan melahirkan anak laki-laki."”Kejadian 18:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Akulah TUHAN! Tidak ada yang mustahil bagi-Ku. Satu tahun dari sekarang, Aku akan kembali, dan saat itu Sara sudah memiliki seorang anak!””Kejadian 18:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Is any thing too hard for the LORD? At the time appointed I will return unto thee, according to the time of life, and Sarah shall have a son.”Kejadian 18:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 18:14?
Pertanyaan retoris ini menegaskan bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Janji kelahiran Ishak bagi Sara yang sudah tua adalah bukti kuasa Tuhan yang melampaui batas alam. Tuhan setia pada waktu-Nya, sesuai dengan yang telah ditetapkan.
Latar belakang
Hayippale' meyYHWH davar lamo'ed ashuv eylekha ka'et hayyah uleSarah ven — Adakah hal itu terlalu menakjubkan bagi TUHAN pada waktu yang ditentukan Aku akan kembali kepadamu dan bagi Sara seorang anak
Adakah sesuatu yang mustahil bagi TUHAN? Pada waktu yang telah ditetapkan, Aku akan kembali kepadamu, dan pada waktu itu Sara akan mempunyai anak laki-laki. Pertanyaan 'hayippale' meyYHWH davar' secara harfiah: 'Apakah ada hal yang terlalu menakjubkan/ajaib bagi TUHAN?' Jawaban yang tersirat: tentu tidak. Ini bukan pernyataan tentang kemampuan Allah secara abstrak — ini adalah jawaban langsung atas keraguan Sara: kamu menganggap dirimu sudah terlalu tua, tapi apakah ada yang terlalu sulit bagi TUHAN? Setelah pertanyaan retoris, TUHAN kembali meneguhkan janji dengan waktu yang lebih spesifik: 'pada waktu yang ditentukan, Aku akan kembali.'
Di mana
Mamre — luar tenda Abraham
Konfrontasi TUHAN atas tawa Sara berakhir dengan pertanyaan yang mengubah kerangka berpikir
Kapan
Sekitar 1860 SM — satu tahun sebelum Ishak lahir
Pertanyaan retorik yang menjadi fondasi iman — sebelum janji diteguhkan kembali dengan waktu yang spesifik
Yang berbicara
TUHAN
Yang mengajukan pertanyaan retorik yang menggugurkan semua keraguan biologis Sara: jika TUHAN adalah siapa Dia, apakah ada yang di luar jangkauan-Nya?
Kepada
Abraham dan Sara (Sara mendengar dari dalam tenda)
Keduanya menerima pertanyaan retorik ini — pertanyaan yang tidak membutuhkan jawaban karena jawabannya sudah jelas: tidak ada yang mustahil bagi TUHAN
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יִפָּלֵא
yippale' · mustahil
Terlalu menakjubkan/mustahil — yippale' (dari pala' = menakjubkan, melampaui batas; niphal imperfek = apakah ada yang terlalu ajaib?); kata kerja yang biasanya menggambarkan keajaiban Allah (niflaot = keajaiban-keajaiban); di sini dalam pertanyaan retorik: apakah ada yang 'terlalu ajaib' bagi TUHAN? Jawaban tersirat: tidak.
לַמּוֹעֵד
lammo'ed · pada waktu yang ditentukan
Pada waktu yang ditentukan/dipertemukan — lammo'ed (dari mo'ed = waktu yang ditetapkan, pertemuan yang dijadwalkan; dari ya'ad = menetapkan, menentukan; mo'ed digunakan untuk jadwal festival TUHAN di Imamat 23); TUHAN menyebut waktu kelahiran Ishak sebagai mo'ed — waktu yang sudah dijadwalkan Allah, bukan kebetulan.
אָשׁוּב
ashuv · Aku akan kembali
Aku akan kembali — ashuv (dari shuv = kembali; imperfek orang pertama; sama dengan 'shuv ashuv' di 18:10 tapi kali ini tanpa infinitif absolut); TUHAN mengulang janji di 18:10 dengan penekanan waktu yang ditentukan (mo'ed).
Hayippale' meyYHWH davar lammo'ed ashuv eylekha ka'et hayyah uleSarah ven (Adakah hal yang terlalu menakjubkan bagi TUHAN pada waktu yang ditentukan Aku akan kembali kepadamu dan bagi Sara seorang anak). Yippale' — menakjubkan. Lammo'ed — waktu yang sudah dijadwalkan. Tidak ada yang 'terlalu menakjubkan' bagi Allah dan Dia sudah menetapkan waktunya.
Tahukah kamu
Hayippale': kata yang sama untuk 'mustahil' dan 'terlalu ajaib' — teologi dalam satu kata
Kata kunci di 18:14 adalah 'yippale'' (dari pala' = ajaib, menakjubkan, melampaui batas biasa). 'Hayippale' meyYHWH davar' lebih tepat secara harfiah: 'adakah suatu hal yang terlalu menakjubkan bagi TUHAN?' Akar kata pala' digunakan untuk kata 'wonder/keajaiban' (peleh, niflaot = keajaiban-keajaiban Allah) — hal-hal yang melampaui apa yang manusia bisa kerjakan sendiri. Pertanyaan di 18:14 bukan sekadar tentang kemampuan logistis Allah ('bisa atau tidak bisa') tapi tentang kategori yang berbeda: apakah ada hal yang berada di luar zona keajaiban Allah? Yesus menggunakan logika yang sama di Mrk. 10:27: 'tidak ada yang mustahil bagi Allah.'
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 18:14
Yeremia 32:27
Yeremia 32:27 mengulang persis pertanyaan retorik yang sama dengan 18:14 — 'adakah sesuatu yang terlalu ajaib bagi TUHAN?' dalam konteks yang berbeda tapi teologi yang sama: tidak ada situasi manusiawi yang di luar jangkauan Allah
“'Sesungguhnya Akulah TUHAN, Allah segala makhluk; adakah sesuatu yang terlalu ajaib bagi-Ku?'”
Lukas 1:37
malaikat Gabriel menggunakan logika yang sama dengan 18:14 kepada Maria tentang kelahiran Yesus — pola pengumuman kelahiran ajaib yang berulang dari Ishak ke Yohanes Pembaptis ke Yesus, selalu dengan pernyataan yang sama
“Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”
Markus 10:27
Yesus di Mrk. 10:27 mengartikulasikan prinsip yang sama dengan 18:14 — batas manusia bukan batas Allah; pertanyaan 'hayippale'' menemukan bentuk ajarannya yang paling eksplisit dalam ajaran Yesus
“Yesus memandang mereka dan berkata: 'Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 18:14
✕ Sering dikira
"'Adakah yang mustahil bagi TUHAN' adalah klaim bahwa Allah bisa melakukan apa saja termasuk hal yang kontradiktif secara logika."
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks 18:14, pertanyaan ini merujuk spesifik pada kehamilan Sara yang sudah tidak haid. Ini adalah pernyataan bahwa batas biologis manusia bukan batas bagi Allah — bukan pernyataan tentang logika ontologis abstrak.
✕ Sering dikira
"'Pada waktu yang ditentukan' (mo'ed) berarti Allah memberikan tanggal yang tepat dan Sara harus menghitung hari."
✓ Yang sebenarnya
Mo'ed di sini berarti 'waktu yang sudah Allah tetapkan' — yaitu sekitar setahun dari saat itu. Ini bukan kalender presisi tapi jaminan bahwa Allah sudah memiliki waktu-Nya sendiri dan Dia yang menentukan, bukan keterbatasan biologis Sara.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 18:14
Kita sering membatasi Tuhan dengan logika dan pengalaman kita. Hari ini, pikirkan satu hal yang tampak mustahil dalam hidupmu, lalu serahkan kepada Tuhan, percayalah bahwa Dia mampu melakukan jauh melebihi yang kita minta atau pikirkan.
Ya Tuhan, Engkau adalah Allah yang tidak mustahil bagimu; tolonglah aku untuk percaya pada kuasa-Mu yang tak terbatas, Amin.