Farisi mencatat rekor puasa dan persepuluhan

Lukas 18:12

Doa, Kerendahan Hati, dan Jalan ke Yerusalem

Aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari seluruh penghasilanku.’

Lukas 18:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Lukas 18:12?

Orang Farisi itu menyebutkan amalannya: berpuasa dua kali seminggu dan membayar persepuluhan dari semua penghasilan. Ini menunjukkan ketaatan religius yang eksternal, tetapi tanpa kerendahan hati. Ini menjadi contoh bahwa perbuatan baik tidak menjamin kebenaran di hadapan Allah.

Latar belakang

Melampaui standar wajib

Hukum Taurat hanya mewajibkan puasa satu hari dalam setahun (Hari Pendamaian). Orang Farisi ini berpuasa dua kali seminggu — hari Senin dan Kamis. Begitu juga dengan persepuluhan; hukum mewajibkan dari hasil pertanian tertentu, tapi Farisi mempersepuluhkan segalanya.

Di mana

Bait Allah, Yerusalem

Halaman Bait Allah dalam perumpamaan

Kapan

~30 M

Perjalanan terakhir ke Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Farisi membandingkan diri dengan pendosa
Pemungut pajak berdoa dengan rendah hati
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesus

Melanjutkan kutipan doa orang Farisi

O

Kepada

Orang-orang yang menganggap diri benar

Audiens yang mendengarkan perumpamaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

νηστεύω

berpuasa · fast

Menahan diri dari makan sebagai praktik ibadah

ἀποδεκατῶ

memberikan sepersepuluh · tithe

Memberikan 10% dari penghasilan kepada Allah — kewajiban Taurat

πάντων

seluruh · all

Semuanya tanpa terkecuali — lebih dari yang diwajibkan

Farisi ini melakukan lebih dari yang diwajibkan Taurat — dan ia sangat tahu itu. Masalahnya adalah ia menggunakan kelebihan ibadahnya sebagai mata uang untuk membeli kebenaran di hadapan Allah, bukan sebagai respons cinta.

Tahukah kamu

Hari Senin dan Kamis adalah hari pasar

Orang Farisi sering memilih Senin dan Kamis untuk berpuasa — bukan kebetulan bahwa itu adalah hari pasar ketika banyak orang berkumpul di kota. Ada unsur 'tampil' dalam puasa yang terjadwal seperti ini.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 18:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Lukas 18:12

✕  Sering dikira

Puasa dan persepuluhan yang rutin itu salah dan tidak perlu dilakukan

✓  Yang sebenarnya

Praktik-praktik itu sendiri tidak salah — masalahnya adalah motivasi dan sikap hati yang arogan serta meremehkan orang lain

✕  Sering dikira

Orang Farisi ini adalah orang jahat yang bermaksud buruk

✓  Yang sebenarnya

Ia kemungkinan sangat tulus dalam praktik ibadahnya. Masalahnya adalah ia kehilangan arah: ibadahnya jadi tentang dirinya, bukan tentang Allah

Renungan

Renungan Singkat Lukas 18:12

Apa pun ritual keagamaan yang kita lakukan, pastikan itu bukan untuk pamer atau merasa benar. Biarlah ibadah kita lahir dari kasih kepada Allah, bukan untuk pujian manusia.

Tuhan, murnikan motivasi kami dalam beribadah. Biarlah semua perbuatan baik kami dilakukan karena kasih, bukan untuk meninggikan diri sendiri. Amin.