Seorang perempuan menyapu rumah mencari uang hilang
Lukas 15:8
Tiga Perumpamaan tentang yang Hilang
“Atau perempuan mana yang mempunyai sepuluh keping uang perak, jika ia kehilangan satu keping di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumahnya, lalu mencari keping uang itu dengan hati-hati sampai ia menemukannya?”Lukas 15:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya?”Lukas 15:8 · TB
Terjemahan Baru
“"Atau andaikata seorang wanita mempunyai sepuluh uang perak, lalu kehilangan sebuah--apakah yang akan dibuatnya? Ia akan menyalakan lampu dan menyapu rumahnya serta mencari di mana-mana sampai ditemukannya uang itu.”Lukas 15:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Atau kalau seorang perempuan mempunyai sepuluh keping uang perak, dan satu di antaranya hilang, tentu dia akan menyalakan pelita dan menyapu rumahnya, lalu mencari sekeping uang itu dengan teliti sampai ketemu.”Lukas 15:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Either what woman having ten pieces of silver, if she lose one piece, doth not light a candle, and sweep the house, and seek diligently till she find it?”Lukas 15:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 15:8?
Perumpamaan tentang seorang perempuan yang kehilangan satu keping uang perak menggambarkan betapa berharganya setiap orang di mata Allah. Kehilangan satu keping saja membuat perempuan itu mencari dengan tekun, menyapu rumah dan menyalakan pelita sampai menemukannya.
Latar belakang
Perempuan sebagai figur Allah
Ini luar biasa: Yesus menggambarkan Allah seperti seorang perempuan yang kehilangan uang. Di dunia yang didominasi citra maskulin untuk Allah, Yesus tanpa sungkan menggunakan pengalaman perempuan sehari-hari untuk menggambarkan karakter ilahi. Ini bukan kebetulan — ini pola dalam pengajaran Lukas.
Di mana
Rumah tangga di Galilea atau Perea
Ruangan gelap di dalam rumah batu — minim cahaya alami, butuh pelita untuk mencari
Kapan
~29 M
Pelayanan akhir Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazaret, sedang dalam perjalanan ke Yerusalem
Kepada
Farisi, ahli Taurat, dan para pendosa
kerumunan campuran yang sama-sama mendengar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
λύχνον
lychnon · lamp
Pelita minyak kecil — rumah kuno hanya punya satu atau dua jendela kecil, siang hari pun gelap di dalam.
σαροῖ
saroi · sweeps
Menyapu — gerakan aktif, mencari di setiap sudut dan celah lantai tanah.
ἐπιμελῶς
epimelōs · carefully
Dengan penuh perhatian dan ketekunan — bukan pencarian asal-asalan, tapi yang tidak mau menyerah.
Menyalakan pelita + menyapu + mencari dengan tekun — ini tiga tindakan berurutan yang menggambarkan Allah yang tidak pasif menunggu manusia kembali, tapi aktif mencari.
Tahukah kamu
Sepuluh keping perak bukan uang receh
Sepuluh drachma (keping perak Yunani) setara gaji sepuluh hari kerja seorang buruh. Bagi keluarga miskin, ini tabungan yang sangat berarti. Ada yang menduga ini adalah mahar pernikahan yang dirangkai menjadi mahkota kepala — sehingga kehilangannya punya makna lebih dari sekadar finansial.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 15:8
Lukas 15:4
pola pencarian aktif yang sama
“tidak akan meninggalkan 99 ekor lainnya... untuk pergi mencari yang tersesat”
Yesaya 49:15
Allah digambarkan seperti perempuan
“Dapatkah seorang ibu melupakan bayinya?... Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakanmu.”
Zefanya 1:12
Allah yang mencari dengan pelita
“Pada waktu itu Aku akan menggeledah Yerusalem dengan pelita-pelita”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 15:8
✕ Sering dikira
Perumpamaan ini kurang penting karena hanya tentang uang, bukan jiwa manusia
✓ Yang sebenarnya
Uang perak adalah simbol — perumpamaan ini sama dalamnya dengan yang lain. Yesus sengaja memakai tiga perumpamaan dengan nilai yang berbeda untuk menjangkau semua jenis pendengar.
✕ Sering dikira
Perempuan ini ceroboh karena bisa kehilangan uang
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak bilang dia ceroboh — uang koin kecil bisa jatuh dan terselip tanpa disengaja. Fokus cerita bukan pada kesalahannya tapi pada respons pencariannya.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 15:8
Sadarilah bahwa kita sangat berharga di mata Tuhan. Dia tidak pernah berhenti mencari kita saat kita tersesat, dan Dia menginginkan kita untuk ikut mencari mereka yang terhilang di sekitar kita.
Bapa, terima kasih karena aku berharga di mata-Mu. Tolong aku peduli pada orang-orang yang tersesat dan mau berusaha mencari mereka dengan sabar. Amin.