Tuan rumah marah — pesta tetap jalan tanpa mereka
Lukas 14:21
Tamu, Tempat, dan Undangan Kerajaan
“Lalu, pelayan itu pun kembali dan melaporkan semuanya kepada tuannya. Maka, majikannya itu menjadi marah, lalu berkata kepada pelayannya, ‘Cepatlah! Pergi ke jalan-jalan dan setiap gang di kota ini. Bawalah kepadaku orang-orang miskin, orang-orang lumpuh, orang-orang pincang, dan orang-orang buta.’”Lukas 14:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka kembalilah hamba itu dan menyampaikan semuanya itu kepada tuannya. Lalu murkalah tuan rumah itu dan berkata kepada hambanya: Pergilah dengan segera ke segala jalan dan lorong kota dan bawalah ke mari orang-orang miskin dan orang-orang cacat dan orang-orang buta dan orang-orang lumpuh.”Lukas 14:21 · TB
Terjemahan Baru
“Pelayan itu pulang dan memberitahukan hal itu kepada tuannya. Tuan itu marah sekali, dan berkata kepada pelayannya, 'Cepatlah pergi ke jalan-jalan dan gang-gang di kota. Bawalah ke mari orang miskin, orang cacat, orang buta dan orang lumpuh.'”Lukas 14:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Budak itu kembali dan menceritakan semuanya kepada tuannya. Tuan itu pun marah, lalu berkata kepadanya, ‘Segeralah pergi ke jalan-jalan dan gang-gang kota ini. Ajaklah ke sini orang-orang miskin, cacat, buta, dan lumpuh.’”Lukas 14:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“So that servant came, and shewed his lord these things. Then the master of the house being angry said to his servant, Go out quickly into the streets and lanes of the city, and bring in hither the poor, and the maimed, and the halt, and the blind.”Lukas 14:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 14:21?
Tuan rumah marah karena tamu-tamu yang diundang memilih tidak hadir. Lalu ia memerintahkan hambanya untuk mengundang orang miskin, cacat, lumpuh, dan buta dari jalan-jalan kota, menunjukkan kasih Allah yang menjangkau mereka yang terpinggirkan.
Latar belakang
Penolakan yang menghasilkan undangan lebih luas
Tuan rumah marah — tapi marahnya tidak mengakhiri pesta. Ia memerintahkan hambanya pergi ke jalan-jalan dan gang-gang kota untuk mengundang orang-orang yang paling terpinggirkan: miskin, lumpuh, pincang, buta. Penolakan orang dalam justru membuka pintu bagi orang luar.
Di mana
Rumah pemimpin orang Farisi
Dalam perumpamaan, tuan rumah menerima laporan penolakan
Kapan
~30 M
Perjalanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Rabi dari Nazaret, melanjutkan perumpamaan
Kepada
Para tamu di perjamuan
orang-orang yang hadir di meja makan pemimpin Farisi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὀργισθεὶς
orgistheis · marah
Menjadi marah dengan kuat — kata yang menggambarkan emosi intens, bukan sekadar kesal.
ταχέως
tacheōs · cepatlah
Segera, cepat — urgensi yang menunjukkan tuan rumah tidak membiarkan pesta gagal.
πλατείας καὶ ῥύμας
plateias kai rhumas · jalan-jalan dan setiap gang
'Plateia' adalah jalan utama yang luas, 'rhymē' adalah gang sempit — keduanya bersama mencakup seluruh ruang kota.
Dari 'undangan terpilih di rumah' ke 'semua orang di jalan dan gang' — lingkaran undangan diperlebar secara dramatis akibat penolakan. Allah tidak mencari yang eksklusif; Ia mencari yang mau datang.
Tahukah kamu
Jalan-jalan dan gang sebagai ruang orang miskin
Di kota kuno, pengemis, orang cacat, dan orang miskin biasanya tinggal di tepi jalan atau gang-gang sempit. Orang-orang inilah yang tidak punya tempat tinggal layak dan bergantung pada belas kasihan orang di jalan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 14:21
Roma 11:11
penolakan Israel membuka jalan bagi bangsa-bangsa lain
“Oleh pelanggaran mereka, keselamatan telah sampai kepada bangsa-bangsa lain.”
Matius 22:10
versi paralel: hamba mengundang semua orang dari jalanan
“Lalu keluarlah hamba-hamba itu dan mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan.”
Lukas 4:18
misi Yesus kepada yang terpinggirkan — persis kelompok yang diundang ke pesta
“Ia telah mengurapi Aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang miskin.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 14:21
✕ Sering dikira
Kemarahan tuan rumah menunjukkan Allah marah kepada Israel
✓ Yang sebenarnya
Perumpamaan tidak perlu dibaca sebagai alegori ketat; kemarahannya menggerakkan tindakan inklusif, itu poin utamanya.
✕ Sering dikira
Orang-orang baru yang diundang adalah orang Kristen dari bangsa lain
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks Lukas 14, ini masih dalam cerita; identifikasi alegorisnya mungkin ada tapi tidak harus kaku.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 14:21
Allah mengundang semua orang ke perjamuan-Nya, terutama yang lemah dan tersingkir. Kita dipanggil untuk peduli pada mereka yang sering diabaikan masyarakat, bukan hanya yang dianggap penting.
Tuhan, bukalah mataku untuk melihat mereka yang membutuhkan kasih-Mu, dan jadikan aku alat-Mu untuk mengundang mereka dalam persekutuan-Mu. Amin.