Ahli Taurat datang dengan pertanyaan jebakan
Lukas 10:25
Panen Besar, Sesama yang Nyata
“Kemudian, lihat, seorang ahli Hukum Taurat berdiri untuk mencobai Yesus, katanya, “Guru, apa yang harus kulakukan untuk mendapatkan hidup yang kekal?””Lukas 10:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: "Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" Lukas 10.26–31 79”Lukas 10:25 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian seorang guru agama tampil untuk menjebak Yesus. Ia bertanya, "Bapak Guru, saya harus melakukan apa supaya dapat menerima hidup sejati dan kekal?"”Lukas 10:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Suatu hari, datanglah seorang ahli Taurat hendak menguji Yesus dengan pertanyaan. Katanya, “Guru, apa yang harus saya lakukan supaya bisa mendapatkan hidup kekal?””Lukas 10:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And, behold, a certain lawyer stood up, and tempted him, saying, Master, what shall I do to inherit eternal life?”Lukas 10:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 10:25?
Seorang ahli Taurat bertanya kepada Yesus apa yang harus dilakukan untuk mewarisi hidup yang kekal. Ini menunjukkan bahwa banyak orang mencari kepastian tentang keselamatan, tetapi pertanyaan ini juga menjadi ujian bagi Yesus.
Latar belakang
Pertanyaan yang niatnya bukan mencari jawaban
Lukas mencatat dengan jelas: ia 'mencobai' Yesus. Ini bukan diskusi akademis yang tulus — ini jebakan. Pertanyaan tentang hidup kekal adalah topik yang paling sensitif dan perdebatan tentangnya bisa menjerat Yesus. Tapi Yesus tidak terjebak; Ia membalik pertanyaan.
Di mana
Tidak disebutkan, mungkin di jalan atau di rumah seseorang
Percakapan publik antara Yesus dan seorang ahli hukum
Kapan
~29 M
Perjalanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Ahli Hukum Taurat
pengajar hukum profesional yang ingin menguji Yesus
Kepada
Yesus
Guru dari Nazaret
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐκπειράζων
ekpeirazōn · mencobai
Menguji untuk menjebak — kata yang kuat untuk percobaan yang niatnya bukan murni mencari kebenaran.
νομικός
nomikos · ahli Hukum Taurat
Spesialis hukum Musa — bukan polisi, tapi profesor yang punya otoritas menafsirkan hukum.
ζωὴν αἰώνιον
zōēn aiōnion · hidup yang kekal
Kehidupan zaman yang akan datang — bukan sekadar hidup lama, tapi kualitas hidup Allah itu sendiri.
Pertanyaan tentang hidup kekal diajukan dengan motif yang salah. Yesus tidak menjawab langsung — Ia mengembalikan pertanyaan untuk mengungkap motif tersembunyi di balik kata-kata sopan.
Tahukah kamu
Pertanyaan ini sudah ada jawabannya di Taurat
Seorang ahli Taurat mestinya tahu jawabannya — itu pekerjaannya. Dengan membalik pertanyaan ke dia, Yesus menyiratkan: 'Kamu sudah tahu. Pertanyaanmu bukan tentang informasi, tapi tentang sesuatu yang lain.'
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 10:25
Matius 22:35-36
percobaan ahli Taurat yang serupa
“Seorang ahli Taurat bertanya kepada Yesus untuk mencobai Dia: Guru, hukum manakah yang terutama?”
Lukas 18:18
pertanyaan yang sama dari orang berbeda
“Seorang pemimpin bertanya kepada-Nya: Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”
Yohanes 5:39
ironi mencari hidup kekal tanpa menemukan Sumber-Nya
“Kamu menyelidiki Kitab-Kitab Suci karena kamu menyangka bahwa dalam Kitab-Kitab Suci itu ada hidup kekal.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 10:25
✕ Sering dikira
Ahli Taurat ini orang jahat yang berniat membunuh Yesus
✓ Yang sebenarnya
Ia 'mencobai' Yesus — artinya menguji untuk menemukan kelemahan argumen, bukan berniat kekerasan. Kemudian ia berdialog dengan cukup jujur.
✕ Sering dikira
Pertanyaan tentang hidup kekal tidak relevan atau terlalu abstrak
✓ Yang sebenarnya
Ini pertanyaan paling konkret dalam teologi Yahudi — menyangkut bagaimana hidup sekarang berhubungan dengan tujuan akhir manusia.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 10:25
Pertanyaan ini mengingatkan kita untuk tidak hanya mencari tahu tentang hidup kekal, tetapi juga melakukannya dengan sungguh-sungguh dalam kehidupan sehari-hari. Jangan puas hanya dengan pengetahuan, tetapi wujudkan dalam kasih.
Tuhan, ajari aku untuk mencari Engkau dengan tulus, bukan untuk mencobai-Mu. Amin.