Kuasa menginjak ular dan kalajengking
Lukas 10:19
Panen Besar, Sesama yang Nyata
“Ketahuilah bahwa Aku telah memberimu kuasa untuk menginjak ular dan kalajengking, juga kuasa atas segala kekuatan musuh. Tidak akan ada yang menyakiti kamu.”Lukas 10:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.”Lukas 10:19 · TB
Terjemahan Baru
“Ketahuilah! Kalian sudah Kuberikan kuasa supaya kalian dapat menginjak ular dan kalajengking serta mematahkan segala kekuatan musuh, tanpa ada sesuatu pun yang dapat mencelakakan kalian.”Lukas 10:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Perhatikanlah! Sekarang Aku memberikan kuasa kepada kalian, supaya ketika kamu menginjak ular, atau kalajengking, ataupun berhadapan dengan kuasa gelap, tidak akan ada yang bisa mencelakakanmu.”Lukas 10:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Behold, I give unto you power to tread on serpents and scorpions, and over all the power of the enemy: and nothing shall by any means hurt you.”Lukas 10:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 10:19?
Yesus memberi kuasa kepada murid-murid-Nya untuk mengatasi bahaya fisik dan rohani, seperti ular, kalajengking, dan semua kekuatan musuh, dengan jaminan bahwa tidak ada yang akan mencelakakan mereka. Ini menunjukkan perlindungan Allah bagi mereka yang diutus-Nya.
Latar belakang
Jaminan perlindungan, bukan kekebalan
Ular dan kalajengking adalah bahaya nyata di Palestina kuno — bukan sekadar metafora. Tapi Yesus menggunakan mereka sebagai simbol semua kekuatan musuh. Janji ini bukan bahwa tidak akan ada ancaman, tapi bahwa tidak ada yang bisa benar-benar melukai mereka. Ini tentang otoritas, bukan imunitas ajaib.
Di mana
Tidak disebutkan
Yesus memberikan jaminan perlindungan kepada para utusan
Kapan
~29 M
Setelah pengutusan tujuh puluh selesai
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazaret merespons laporan misi tujuh puluh
Kepada
Tujuh puluh utusan
kelompok murid yang baru kembali dari misi pertama
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐξουσίαν
exousian · kuasa
Otoritas yang diberikan — hak legal untuk bertindak, bukan sekadar kemampuan pribadi.
πατεῖν
patein · menginjak
Menginjak di atas — posisi superioritas yang nyata dan demonstratif.
ἐχθροῦ
echthrou · musuh
Musuh yang aktif bermusuhan — bukan netral, tapi pihak yang secara aktif ingin merusak.
Kuasa yang diberikan ini bukan untuk pamer — ini jaminan keselamatan dalam misi. Para utusan tidak pergi tanpa perlindungan; mereka pergi dengan otoritas penuh dari yang mengutus mereka.
Tahukah kamu
Mazmur 91 ada di latar belakang ini
Mazmur 91:13 berbunyi: 'Engkau akan menginjak singa dan ular tedung, dan menginjak pijak anak singa dan ular.' Yesus menggemakan janji ini untuk para utusan-Nya — mereka berjalan dalam perlindungan yang sama dengan orang yang berlindung pada Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 10:19
Mazmur 91:13
janji perlindungan yang digemakan Yesus
“Engkau akan menginjak singa dan ular tedung, menginjak anak singa dan ular naga.”
Markus 16:18
janji perlindungan dalam pengutusan
“Mereka akan memegang ular dengan tangan mereka, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka.”
Roma 16:20
tema menginjak musuh
“Allah, sumber damai sejahtera, akan segera menghancurkan Iblis di bawah kakimu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 10:19
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti orang Kristen boleh memegang ular berbisa untuk membuktikan iman
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya adalah perlindungan dalam misi, bukan aksi membuktikan diri. Yesus sendiri menolak tantangan untuk 'buktikan kuasa-Mu'.
✕ Sering dikira
Tidak akan ada yang menyakiti kita berarti hidup Kristen bebas dari penderitaan
✓ Yang sebenarnya
Ini tentang tidak ada kuasa musuh yang bisa menghancurkan kita secara mendasar — bukan jaminan hidup nyaman tanpa tantangan.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 10:19
Ketika kita melayani Tuhan, kita tidak perlu takut pada ancaman atau bahaya. Percayalah bahwa Allah menjaga kita, dan fokuslah pada misi-Nya, bukan pada ketakutan kita.
Tuhan, terima kasih atas perlindungan-Mu yang setia. Ajar aku untuk berani melayani-Mu tanpa takut, karena Engkau selalu menyertai. Amin.