Kesedihan yang bertahun-tahun
Lukas 1:7
Janji untuk Zakharia
“Akan tetapi, mereka tidak mempunyai anak karena Elisabet mandul dan keduanya sudah sangat tua.”Lukas 1:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya.”Lukas 1:7 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka tidak mempunyai anak sebab Elisabet mandul dan mereka kedua-duanya sudah tua.”Lukas 1:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi mereka tidak mempunyai anak karena Elisabet mandul. Lagipula mereka juga sudah sangat tua.”Lukas 1:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they had no child, because that Elisabeth was barren, and they both were now well stricken in years.”Lukas 1:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 1:7?
Zakharia dan Elisabet adalah pasangan yang saleh dan hidup benar di hadapan Allah, namun mereka tidak memiliki anak karena Elisabet mandul dan usia mereka sudah lanjut. Ayat ini menunjukkan bahwa kesalehan tidak menjamin bebas dari penderitaan atau keterbatasan hidup, dan bahwa Allah sering bekerja melalui keadaan yang mustahil bagi manusia.
Latar belakang
Dua beban sekaligus
Elisabet mandul — itu beban pertama. Keduanya sudah sangat tua — itu beban kedua. Di dunia Timur Tengah kuno, tidak punya anak adalah aib sosial yang nyata, bukan sekadar kesedihan pribadi. Tetangga akan berbisik, keluarga akan bertanya. Tapi Lukas menyebut ini bukan untuk dikasihani, tapi untuk mempersiapkan kita melihat cara kerja Allah.
Di mana
Yudea
Rumah tangga yang sepi tanpa suara anak-anak
Kapan
~6 SM
Masa persiapan kedatangan Mesias
Yang berbicara
Lukas (narator)
dokter dan sejarawan, sahabat Paulus
Kepada
Teofilus dan pembaca
pembaca umum yang ingin mengenal kisah Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
στεῖρα
steira · mandul
Tidak berbuah — kata yang sama dipakai untuk tanah kering yang tidak bisa menghasilkan tanaman.
προβεβηκότες
probebēkotes · sangat tua
Sudah jauh melangkah maju dalam usia — gambaran bahwa masa reproduksi sudah lama berlalu.
ἄτεκνος
ateknos · tidak mempunyai anak
Tanpa anak — kondisi yang dianggap tidak lengkap secara sosial dan agama di budaya itu.
Tiga kata yang menggambarkan kemustahilan berlapis: mandul secara medis, terlalu tua secara biologis, dan belum pernah punya anak. Allah justru masuk tepat di titik yang paling tidak mungkin itu.
Tahukah kamu
Usia tua bukan penghalang dalam pola Allah
Sara, Ribka, Rahel, Hana, dan Elisabet — semua perempuan yang dianggap tidak bisa punya anak tapi kemudian melahirkan tokoh kunci dalam sejarah keselamatan. Allah tampaknya sengaja memilih kondisi yang paling mustahil.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 1:7
Kejadian 11:30
Sara yang mandul
“Tetapi Sarai itu mandul; ia tidak mempunyai anak.”
1 Samuel 1:2
kesedihan tanpa anak
“...Hana tidak mempunyai anak, tetapi Penina mempunyai anak.”
Roma 4:19
iman melawan kemustahilan
“Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia memandang tubuhnya sendiri yang sudah mati (karena usianya sudah hampir seratus tahun).”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 1:7
✕ Sering dikira
Tidak punya anak berarti Allah tidak peduli pada Zakharia dan Elisabet
✓ Yang sebenarnya
Lukas sudah bilang di ayat 6 bahwa mereka hidup benar — kondisi ini bukan penghakiman, tapi bagian dari rencana yang lebih besar.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya menceritakan fakta biografis tanpa makna teologis
✓ Yang sebenarnya
Pola 'mandul + tua + akhirnya melahirkan' adalah pola berulang dalam Alkitab yang menunjukkan Allah berkarya di luar kemampuan manusia.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 1:7
Terkadang kita merasa sudah hidup benar, tapi masalah tetap ada. Ingatlah bahwa Allah tidak melupakan kita; Ia punya rencana yang indah walaupun kita belum melihatnya. Tetaplah setia seperti Zakharia dan Elisabet.
Tuhan, ajari aku untuk tetap percaya dan setia kepada-Mu, bahkan ketika doaku belum dijawab atau keadaan tampak mustahil. Amin.