Menatap kenyataan tubuh yang menua
Roma 4:19
Melihat kemustahilan, imannya tak goyah
“Dia tidak menjadi lemah dalam iman, ketika ia mempertimbangkan tubuhnya sendiri yang sudah hampir mati karena umurnya kira-kira 100 tahun atau kemandulan rahim Sara;”Roma 4:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup.”Roma 4:19 · TB
Terjemahan Baru
“Abraham pada waktu itu tahu bahwa ia sudah tidak mungkin lagi mempunyai keturunan, sebab badannya sudah terlalu tua dan umurnya sudah hampir seratus tahun; lagipula Sara, istrinya itu, mandul. Namun iman Abraham tidak menjadi berkurang.”Roma 4:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Saat itu Abraham sudah hampir seratus tahun. Sara juga sudah terlalu tua untuk bisa mengandung. Namun, keadaan tubuh mereka itu tidak melemahkan keyakinan Abraham pada janji Allah.”Roma 4:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And being not weak in faith, he considered not his own body now dead, when he was about an hundred years old, neither yet the deadness of Sarah’s womb:”Roma 4:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Roma 4:19?
Abraham tetap kuat dalam iman meskipun usianya sudah sangat tua dan Sara mandul. Dia tidak membiarkan keadaan fisiknya melemahkan keyakinannya kepada janji Allah.
Latar belakang
Imannya jujur, bukan buta
Abraham tidak pura-pura semua baik-baik saja. Ia tahu persis tubuhnya sudah 'hampir mati' di usia hampir 100 tahun dan rahim Sara mandul. Tapi mengakui fakta itu tidak melemahkan imannya — ia tetap pegang janji Allah.
Di mana
Roma (tujuan surat)
Menyoroti realisme iman Abraham
Kapan
~57 M
Iman menghadapi fakta keras
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang menulis surat ini ke jemaat Roma
Kepada
Jemaat Roma
Campuran orang Yahudi & non-Yahudi di ibu kota
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀσθενήσας
asthenēsas · weak
menjadi lemah, goyah
κατενόησεν
katenoēsen · considered
memperhatikan dengan saksama
νέκρωσιν
nekrōsin · barrenness
kemandulan, kematian (rahim)
Abraham katenoēsen (menatap jujur) tubuhnya & nekrōsin (kemandulan) Sara, namun imannya tidak asthenēsas (melemah).
Tahukah kamu
Iman yang membuka mata, bukan menutupnya
Paulus tegaskan Abraham 'mempertimbangkan' tubuhnya — artinya ia menatap kenyataan dengan jujur, lalu tetap percaya. Iman sejati bukan penyangkalan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Roma 4:19
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Roma 4:19
✕ Sering dikira
"Iman Abraham berarti menutup mata pada masalah."
✓ Yang sebenarnya
Justru ia menatap masalah dengan jujur, lalu tetap percaya.
✕ Sering dikira
"Sara tidak relevan dalam kisah iman ini."
✓ Yang sebenarnya
Kemandulan Sara justru bagian dari kemustahilan yang Abraham percayai diatasi Allah.
Renungan
Renungan Singkat Roma 4:19
Terkadang kita fokus pada keterbatasan kita sendiri, seperti usia atau keadaan yang mustahil. Belajarlah dari Abraham untuk tetap percaya bahwa Allah sanggup melakukan apa yang Dia janjikan, bahkan ketika situasi tampak mustahil.
Tuhan, kuatkan imanku untuk tetap percaya pada janji-Mu, bahkan ketika keadaan terlihat mustahil. Amin.