Israel Menolak Musa dan Ingin Balik ke Mesir
Kisah Para Rasul 7:39
Pidato Panjang yang Berakhir dengan Batu
“Nenek moyang kita menolak untuk taat kepada Musa, tetapi menyingkirkannya dan ingin kembali ke Mesir dalam hati mereka,”Kisah Para Rasul 7:39 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi nenek moyang kita tidak mau taat kepadanya, malahan mereka menolaknya. Dalam hati mereka ingin kembali ke tanah Mesir.”Kisah Para Rasul 7:39 · TB
Terjemahan Baru
“Sekalipun begitu nenek moyang kita tidak mau taat kepadanya. Mereka menolak dia dan ingin kembali ke Mesir.”Kisah Para Rasul 7:39 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Tetapi nenek moyang kita tidak mau taat kepada Musa. Mereka menolak dia dan malah ingin kembali ke Mesir.”Kisah Para Rasul 7:39 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“To whom our fathers would not obey, but thrust him from them, and in their hearts turned back again into Egypt,”Kisah Para Rasul 7:39 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 7:39?
Nenek moyang menolak Musa dan ingin kembali ke Mesir, yang melambangkan ketidakpercayaan dan kerinduan akan perbudakan lama daripada mengikuti Allah. Ini menunjukkan kecenderungan manusia untuk memilih kenyamanan yang salah daripada iman yang menuntut.
Latar belakang
Penolakan yang Paling Mengkhianati
Setelah semua yang Musa lakukan, Israel menolak untuk taat kepada Musa. Lebih parah lagi: 'dalam hati mereka ingin kembali ke Mesir'. Mereka rindu pada kehidupan budak. Ini adalah kondisi hati yang belum berubah — dan Stefanus akan segera menghubungkan ini dengan hati Sanhedrin yang hadir.
Di mana
Padang belantara (dalam narasi)
Bangsa Israel menolak Musa dan dalam hati ingin kembali ke Mesir
Kapan
~1446 SM (dalam narasi)
Pemberontakan Israel di padang gurun melawan Musa dan Allah
Yang berbicara
Stefanus
Diakon jemaat Yerusalem, dipenuhi Roh Kudus dan hikmat
Kepada
Sanhedrin
71 pemimpin agama Yahudi, marah dan curiga
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
οὐκ ἠθέλησαν
menolak untuk taat · refused / were not willing
Ου thelo — tidak mau, menolak secara aktif. Ini bukan ketidakmampuan, tapi keengganan yang disengaja.
ἀπώσαντο
menyingkirkannya · they thrust him aside
Apōtheomai — mendorong menjauh dengan kekuatan. Penolakan aktif yang disengaja.
ἐν ταῖς καρδίαις αὐτῶν
dalam hati mereka · in their hearts
Masalah yang paling dalam bukan perilaku lahiriah — tapi kondisi hati. Ini yang Stefanus akan singgung langsung di ayat 51.
Israel οὐκ ἠθέλησαν (tidak mau), ἀπώσαντο (menyingkirkan) Musa, dan ἐν ταῖς καρδίαις (dalam hati) ingin balik ke Mesir. Tiga ungkapan yang menggambarkan penolakan dari dalam keluar — bukan karena tekanan dari luar tapi karena kondisi hati yang salah.
Tahukah kamu
Kerinduan Kembali ke Mesir Muncul Berkali-kali
Bilangan mencatat setidaknya tiga kali Israel secara eksplisit ingin kembali ke Mesir: setelah mendengar laporan pengintai (Bilangan 14:4), ketika tidak ada air (Bilangan 20:5), dan di Bilangan 11 ketika rindu makanan Mesir.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 7:39
Bilangan 14:3-4
Keinginan untuk kembali ke Mesir yang Stefanus sebut sebagai 'dalam hati mereka'.
“Mereka berkata satu sama lain: 'Baiklah kita mengangkat seorang pemimpin dan kembali ke Mesir.'”
Ibrani 3:12
Ibrani menggunakan kisah yang sama untuk memperingatkan tentang bahaya hati yang keras.
“Waspadalah, supaya di antara kamu jangan terdapat seorang yang mempunyai hati yang jahat dan yang tidak percaya.”
Yeremia 17:9
Masalah hati adalah masalah terdalam manusia — yang terungkap dalam penolakan Israel terhadap Musa.
“Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 7:39
✕ Sering dikira
Israel wajar kelelahan dan ingin kembali ke tempat yang mereka kenal
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak membenarkan kerinduan mereka — kembali ke Mesir berarti kembali ke perbudakan. Rindu pada kondisi yang menyiksa lebih dari pada kebebasan yang menantang adalah simtom hati yang belum sembuh.
✕ Sering dikira
Penolakan ini hanya terjadi sekali dan segera diperbaiki
✓ Yang sebenarnya
Pemberontakan Israel di padang gurun adalah tema yang berulang selama 40 tahun — ini bukan insiden, tapi karakter.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 7:39
Adakah 'Mesir' dalam hidup kita—kebiasaan lama, dosa, atau zona nyaman yang kita rindukan padahal menghambat pertumbuhan kita? Jangan biarkan kerinduan itu membuat kita menolak pimpinan Allah.
Tuhan, lepaskan kami dari keterikatan pada hal-hal lama yang menghalangi kami untuk maju bersama-Mu. Amin.