Satu Pertanyaan, Satu Dusta Lagi

Kisah Para Rasul 5:8

Dusta, Mujizat, dan Keberanian Rasul

Dan, Petrus berkata kepadanya, “Katakan kepadaku, apakah kamu menjual tanah itu dengan harga sebesar ini?” Dan, Safira berkata, “Ya, sebesar itu.”

Kisah Para Rasul 5:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 5:8?

Petrus bertanya kepada Safira apakah tanah itu dijual dengan harga sebesar yang mereka katakan, dan Safira menjawab ya, mengulangi kebohongan suaminya. Ini menunjukkan bahwa Safira ikut serta dalam kebohongan itu, dan Petrus memberi kesempatan untuk mengaku.

Latar belakang

Kesempatan Terakhir untuk Jujur

Petrus memberikan Safira satu pertanyaan langsung yang memberinya kesempatan untuk mengakui kebenaran. Tapi ia memilih untuk melanjutkan cerita yang sudah direncanakan bersama suaminya. Dengan satu jawaban 'Ya', ia menutup sendiri pintu pengampunannya.

Di mana

Yerusalem

Pertemuan jemaat, di hadapan para rasul

Kapan

~30 M

Gereja mula-mula terbentuk

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Safira datang tiga jam setelah suaminya mati
Petrus mengungkap konspirasi
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Petrus

Rasul utama, mantan nelayan dari Galilea

S

Kepada

Safira

Istri Ananias, anggota jemaat Yerusalem

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

εἰπέ μοι

katakan kepadaku · tell me

Imperatif langsung — Petrus memberi kesempatan terbuka untuk mengakui

τιμῆς

harga · price

Nilai finansial — pertanyaan spesifik tentang jumlah uang

ναί

ya · yes

Konfirmasi tegas — satu kata yang menyegel nasibnya

Dari 'katakan kepadaku' yang membuka ruang kejujuran, hingga 'ya' yang menutupnya — satu dialog singkat mengungkap pilihan fatal Safira.

Tahukah kamu

Dialog yang Sangat Singkat

Lukas merangkum interaksi ini dalam dua kalimat pendek. Tidak ada basa-basi, tidak ada percakapan lain. Kesederhanaan dialog ini justru membuatnya terasa lebih mengerikan — semuanya hanya bergantung pada satu jawaban.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 5:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 5:8

✕  Sering dikira

Safira tidak diberi kesempatan untuk mengakui kebenaran

✓  Yang sebenarnya

Petrus justru memberinya kesempatan langsung dengan satu pertanyaan sederhana

✕  Sering dikira

Safira menjawab karena takut dan tertekan oleh Petrus

✓  Yang sebenarnya

Lukas tidak mencatat tekanan apapun — Safira menjawab sesuai rencana yang sudah disepakati

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 5:8

Terkadang kita tergoda untuk berpura-pura atau melebih-lebihkan sesuatu agar terlihat baik di mata orang lain. Ingatlah bahwa kejujuran adalah fondasi kepercayaan. Lebih baik jujur apa adanya daripada membangun kebohongan yang akan merusak.

Ya Allah, berikan aku hati yang bersih dari segala kepura-puraan. Tolong aku untuk selalu berkata jujur, bahkan ketika kebenaran itu sulit. Amin.