Perintis disempurnakan dalam penderitaan
Ibrani 2:10
Keselamatan yang Agung dan Yesus sebagai Saudara
“Sudah selayaknya Ia -- yang bagi Dia dan melalui Dia segala sesuatu ada -- menyempurnakan Perintis Keselamatan anak-anak-Nya melalui penderitaan, untuk membawa mereka kepada kemuliaan.”Ibrani 2:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah--yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan-- ,yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan.”Ibrani 2:10 · TB
Terjemahan Baru
“Memang sudah sepatutnya Allah--yang menciptakan segala sesuatu untuk maksud-Nya sendiri--membuat Yesus penyelamat yang sempurna melalui penderitaan. Dengan itu Allah dapat mengajak banyak orang untuk turut diagungkan bersama Yesus. Sebab Dialah pembuka jalan bagi mereka untuk bisa diselamatkan.”Ibrani 2:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Allah, sebagai Sang Pencipta yang menjadikan segala sesuatu bagi kemuliaan-Nya, layak untuk dipuji dan dimuliakan oleh banyak anak. Untuk mencapai tujuan itu, Allah menetapkan bahwa Yesus, sebagai Perintis Keselamatan kita, harus melalui penderitaan agar layak menjadi Penyelamat.”Ibrani 2:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For it became him, for whom are all things, and by whom are all things, in bringing many sons unto glory, to make the captain of their salvation perfect through sufferings.”Ibrani 2:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ibrani 2:10?
Allah, yang adalah pencipta segala sesuatu, menyempurnakan Yesus sebagai Perintis keselamatan melalui penderitaan. Penderitaan Yesus menjadi sarana untuk membawa banyak anak Allah kepada kemuliaan, menunjukkan bahwa penderitaan dapat menghasilkan kemuliaan.
Latar belakang
Penderitaan adalah jalan menuju kemuliaan
Penulis menjelaskan bahwa Yesus, sebagai Perintis Keselamatan, disempurnakan melalui penderitaan. Ini menunjukkan bahwa penderitaan-Nya bukan kegagalan, melainkan bagian dari rencana Allah untuk membawa banyak anak kepada kemuliaan.
Di mana
Roma (mungkin)
Dalam surat yang dibacakan di tengah jemaat
Kapan
~65 M
Jemaat mula-mula
Yang berbicara
Penulis Ibrani
Pengajar Kristen awal yang menulis untuk jemaat Ibrani
Kepada
Jemaat Kristen Ibrani
Orang-orang percaya dari latar belakang Yahudi yang menghadapi tekanan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
τελειῶσαι
teleiōsai · menyempurnakan
membawa ke tujuan akhir, menjadikan sempurna atau lengkap
ἀρχηγὸν
archēgon · Perintis
pemimpin, pelopor, yang memulai dan menjadi teladan
παθημάτων
pathēmatōn · penderitaan
hal-hal yang dialami, terutama penderitaan atau sengsara
Kata 'menyempurnakan' menunjukkan bahwa penderitaan Yesus adalah cara Allah menjadikan-Nya pemimpin yang sempurna, bukan tanda kelemahan. 'Perintis' dan 'penderitaan' bersama-sama menekankan bahwa jalan menuju kemuliaan melewati kesengsaraan.
Tahukah kamu
Kata 'Perintis'
Kata Yunani yang diterjemahkan 'Perintis' (archegos) juga bisa berarti 'pemimpin' atau 'pelopor'. Ini seperti Yesus adalah kapten tim yang membuka jalan bagi kita.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ibrani 2:10
Lukas 24:26
penderitaan → kemuliaan
“Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu dan masuk ke dalam kemuliaan-Nya?”
Filipi 2:8-9
taat → dimuliakan
“Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati... Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia”
Ibrani 5:8-9
sempurna melalui derita
“Sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar taat dari apa yang telah diderita-Nya, dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan, Ia menjadi pokok keselamatan yang kekal”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ibrani 2:10
✕ Sering dikira
Yesus tidak sempurna sebelum menderita, jadi Ia berdosa atau kurang.
✓ Yang sebenarnya
Kesempurnaan di sini berarti kelengkapan peran-Nya sebagai Juruselamat, bukan perbaikan moral.
✕ Sering dikira
Penderitaan adalah hukuman dari Allah.
✓ Yang sebenarnya
Penderitaan Yesus adalah sarana untuk membawa banyak orang kepada kemuliaan, bukan hukuman atas dosa-Nya sendiri.
Renungan
Renungan Singkat Ibrani 2:10
Penderitaan sering terasa tidak masuk akal, tetapi ayat ini mengajarkan bahwa Allah dapat memakai penderitaan untuk mendewasakan dan menyempurnakan kita. Ketika menghadapi ujian, percayalah bahwa Allah sedang membentuk kita menuju kemuliaan.
Ya Allah, aku percaya bahwa penderitaan yang kualami dapat membawaku kepada kemuliaan-Mu; beri aku kekuatan untuk bertahan. Amin.