Bisikan: 'pasti dia pembunuh'

Kisah Para Rasul 28:4

Dihakimi cepat oleh penampilan

Ketika penduduk asli melihat binatang berbisa itu bergantung di tangan Paulus, mereka berkata satu sama lain, “Tidak diragukan lagi, orang ini adalah seorang pembunuh. Walaupun ia telah selamat dari laut, Keadilan tidak akan membiarkannya hidup.”

Kisah Para Rasul 28:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 28:4?

Penduduk asli melihat ular berbisa menggantung di tangan Paulus dan menyimpulkan bahwa ia seorang pembunuh yang dihukum oleh 'Keadilan' (dewi keadilan). Mereka mengira Paulus akan mati karena kejahatannya, meskipun ia selamat dari laut.

Latar belakang

Vonis dari mitologi

Melihat ular menggantung di tangan Paulus, penduduk langsung menyimpulkan ia pembunuh yang sedang dikejar nasib. Mereka percaya dewi Keadilan tak akan membiarkannya lolos meski lolos dari laut.

Di mana

Pantai Malta

Di sekitar api, semua mata pada Paulus

Kapan

~60 M

Hari pertama di Malta

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ular menggigit
Paulus tak terluka
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penduduk Malta

Penonton yang menafsir nasib Paulus

S

Kepada

Sesama penduduk

Warga lokal yang menyaksikan kejadian

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

φονεύς

phoneus · murderer

pembunuh

δίκη

dikē · Justice

Keadilan (sebagai dewi)

ζῆν

zēn · to live

hidup, tetap hidup

Dikē bukan sekadar konsep — bagi mereka itu dewi pembalas, jadi gigitan ular dibaca sebagai hukuman ilahi yang mengejar.

Tahukah kamu

Dewi Dikē mengintai

'Keadilan' di sini merujuk Dikē, dewi keadilan Yunani. Mereka membayangkan dewi itu sengaja mengejar Paulus dengan ular setelah gagal menenggelamkannya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 28:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 28:4

✕  Sering dikira

"Penilaian mereka soal Paulus benar."

✓  Yang sebenarnya

Mereka salah total; Paulus tak terluka sama sekali setelahnya.

✕  Sering dikira

"'Keadilan' di sini berarti hukum negara."

✓  Yang sebenarnya

Ini merujuk Dikē, dewi keadilan dalam kepercayaan Yunani.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 28:4

Manusia sering cepat menghakimi berdasarkan penampilan atau keadaan. Kita juga mungkin menyalahkan diri sendiri atau orang lain saat hal buruk terjadi. Belajarlah untuk tidak menghakimi dengan tergesa-gesa, melainkan berserah kepada Allah yang mengetahui segalanya.

Bapa, maafkan aku karena sering menghakimi orang lain dengan cepat. Ajari aku untuk mengasihi dan tidak berprasangka. Amin.