Murid-murid bertanya: siapa yang salah?
Yohanes 9:2
Terang Membuka Mata yang Buta
“Murid-murid Yesus bertanya kepada-Nya, “Guru, siapakah yang berdosa, orang ini atau orang tuanya sehingga dia dilahirkan buta?””Yohanes 9:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Murid-murid-Nya bertanya kepada- Nya: "Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?"”Yohanes 9:2 · TB
Terjemahan Baru
“Pengikut-pengikut Yesus bertanya kepada Yesus, "Bapak Guru, mengapa orang ini dilahirkan buta? Apakah karena ia sendiri berdosa atau karena ibu bapaknya berdosa?"”Yohanes 9:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu kami bertanya, “Guru, kira-kira siapa yang berbuat dosa sampai dia dilahirkan buta? Apakah karena dosanya sendiri waktu dia masih di dalam kandungan ibunya, atau karena dosa ibu atau bapaknya?””Yohanes 9:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And his disciples asked him, saying, Master, who did sin, this man, or his parents, that he was born blind?”Yohanes 9:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 9:2?
Murid-murid bertanya mengapa orang itu lahir buta, mengaitkan dengan dosa. Mereka berpikir penderitaan adalah akibat dari dosa, entah dosa orang itu sendiri atau orang tuanya. Pertanyaan ini mencerminkan anggapan umum pada zaman itu bahwa bencana atau cacat lahir adalah hukuman Allah.
Latar belakang
Pertanyaan yang masuk akal tapi salah arah
Para murid punya asumsi teologis populer saat itu: penderitaan = hukuman dosa. Mereka bukan orang jahat, mereka hanya bertanya dari kerangka berpikir yang sudah tertanam lama. Pertanyaan ini juga muncul dalam diskusi rabi-rabi Yahudi: bisa kah bayi berdosa dalam kandungan?
Di mana
Yerusalem
Di depan pengemis buta di pinggir jalan
Kapan
~30 M
Pelayanan Yesus di Yerusalem
Yang berbicara
Murid-murid Yesus
Dua belas murid yang sedang belajar bersama Yesus
Kepada
Yesus
Guru mereka yang sedang berjalan bersama mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἥμαρτεν
berdosa · sinned
Hamartanō — meleset dari sasaran, gagal memenuhi standar; kata dosa paling umum di Perjanjian Baru
γονεῖς
orang tua · parents
Goneis — orang yang melahirkan; mencakup ayah dan ibu
τυφλὸς γεννηθῇ
dilahirkan buta · born blind
Kombinasi typhlos (buta) dan gennaō (dilahirkan) — kondisi sejak sebelum ada di dunia
Murid-murid menghubungkan 'dosa' (hamartia) dengan lahir 'buta' (typhlos) — logika sebab-akibat yang Yesus akan patahkan dengan memisahkan keduanya.
Tahukah kamu
Dosa dalam kandungan — perdebatan sungguhan di kalangan rabi
Beberapa rabi Yahudi memang mendiskusikan kemungkinan 'dosa prenatal' — bayi bisa saja berdosa saat masih dalam kandungan. Pertanyaan murid-murid bukan asal-asalan, tapi mencerminkan perdebatan teologis nyata zaman itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 9:2
Ayub 4:7
Asumsi yang sama: penderitaan = hukuman dosa
“Siapa yang pernah binasa karena tidak bersalah?”
Lukas 13:2
Yesus menolak logika penderitaan = dosa di tempat lain juga
“Apakah kamu kira orang-orang Galilea ini lebih besar dosanya dari semua orang Galilea lain?”
Keluaran 20:5
Dasar Kitab Suci yang mungkin dipahami secara keliru sebagai kutukan turun-temurun
“...mengunjungi kesalahan bapa kepada anak-anaknya...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 9:2
✕ Sering dikira
'Murid-murid bertanya dengan niat jahat'
✓ Yang sebenarnya
Mereka bertanya karena betul-betul bingung — ini pertanyaan teologis yang serius, bukan serangan
✕ Sering dikira
'Pertanyaan ini bodoh dan tidak berdasar'
✓ Yang sebenarnya
Pertanyaan ini mencerminkan teologi populer Yahudi yang nyata — Yesus merespons dengan serius
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 9:2
Sering kita cepat menghakimi orang yang menderita, mencari-cari penyebab dosa. Belajarlah untuk tidak menghakimi, karena penderitaan bisa menjadi alat Allah untuk menyatakan karya-Nya.
Bapa, ampuni kami yang sering menghakimi orang lain. Ajarlah kami untuk melihat setiap penderitaan sebagai kesempatan untuk memuliakan-Mu. Amin.