Roma sebenarnya ingin membebaskannya

Kisah Para Rasul 28:18

Tak ada bukti, tapi tetap tertahan

Ketika mereka sudah memeriksaku, mereka ingin membebaskan aku karena tidak ada alasan untuk hukuman mati bagiku.

Kisah Para Rasul 28:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 28:18?

Paulus menjelaskan bahwa setelah diadili, pihak Romawi tidak menemukan alasan untuk menjatuhkan hukuman mati dan ingin membebaskannya. Ini menunjukkan bahwa berulang kali ia terbukti tidak bersalah, namun tetap ditahan.

Latar belakang

Tidak ada dasar hukuman mati

Paulus menjelaskan: setelah memeriksanya, pihak Roma sebenarnya ingin membebaskannya karena tak menemukan alasan untuk hukuman mati. Perkaranya lemah dari sisi hukum.

Di mana

Kota Roma

Rumah tahanan Paulus, menjelaskan perkaranya

Kapan

~60 M

Awal di Roma

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Memanggil pemimpin Yahudi
Menjelaskan naik banding
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul, tahanan Roma yang membela diri

P

Kepada

Pemimpin Yahudi Roma

Tetua komunitas Yahudi setempat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἀνακρίναντες

anakrinantes · examined

memeriksa, menyelidiki

ἀπολῦσαι

apolysai · release

membebaskan, melepas

θανάτου

thanatou · death

kematian, hukuman mati

'Anakrinantes' adalah istilah pemeriksaan hukum formal — hasilnya jelas: tak ada dasar 'thanatou', hukuman mati.

Tahukah kamu

Tiga pejabat Roma sependapat

Feliks, Festus, dan Raja Agripa semua menyimpulkan Paulus tak bersalah secara hukum. Penahanannya bukan soal bukti, tapi soal politik dan tekanan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 28:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 28:18

✕  Sering dikira

"Paulus dihukum karena memang bersalah."

✓  Yang sebenarnya

Pejabat Roma justru ingin membebaskannya — tak ada bukti kejahatan.

✕  Sering dikira

"Hukum Roma sengaja menjerat Paulus."

✓  Yang sebenarnya

Hukum Roma malah berpihak padanya; tekanan datang dari pihak lain.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 28:18

Paulus mengalami ketidakadilan karena fitnah, namun ia tidak menjadi pahit. Sebaliknya, ia percaya pada rencana Tuhan. Saat kita difitnah atau salah diperlakukan, ingatlah bahwa Tuhan melihat kebenaran dan dapat memakainya untuk kemuliaanNya.

Tuhan, saat aku merasa tidak adil diperlakukan, ingatkanlah aku bahwa Engkau menghakimi dengan adil dan aku dapat mempercayakan hidupku sepenuhnya kepadaMu. Amin.