Dibekali penuh sebelum berlayar

Kisah Para Rasul 28:10

Pulang dengan tangan penuh berkat

Mereka juga semakin menghormati kami dan ketika kami siap berlayar, mereka menyediakan segala sesuatu yang kami perlukan.

Kisah Para Rasul 28:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 28:10?

Penduduk Malta menghormati Paulus dan rombongannya, dan ketika mereka akan berlayar, mereka menyediakan segala keperluan. Ini menunjukkan buah dari pelayanan Paulus: hubungan baik dan dukungan dari orang-orang yang telah ditolong.

Latar belakang

Dihormati dan dibekali

Penduduk pulau memberi penghormatan besar kepada rombongan. Saat tiba waktu berlayar, mereka membekali Paulus dan teman-temannya dengan segala kebutuhan.

Di mana

Pulau Malta

Persiapan keberangkatan, dibekali warga

Kapan

~60 M

Akhir tinggal di Malta

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Banyak disembuhkan
Berlayar ke Sirakusa
Kamu di sini
L

Yang berbicara

Lukas

Dokter dan penulis, menerima pemberian itu

T

Kepada

Teofilus & pembaca

Penerima laporan perjalanan Paulus

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

τιμαῖς

timais · honored

penghormatan, penghargaan

ἐπέθεντο

epethento · provided

memuati, membekali

χρείας

chreias · needs

kebutuhan

'Timais' bisa berarti honor sekaligus hadiah materi — penduduk memberi keduanya sebagai balasan atas pelayanan Paulus.

Tahukah kamu

Perlengkapan dari nol

Ingat, mereka kehilangan semuanya saat kapal karam. Pemberian warga Malta inilah yang memungkinkan mereka melanjutkan perjalanan ke Roma.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 28:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 28:10

✕  Sering dikira

"Paulus menuntut bayaran atas kesembuhan."

✓  Yang sebenarnya

Pemberian itu sukarela, balasan atas kebaikan yang ia berikan.

✕  Sering dikira

"Mereka berangkat sudah berkecukupan."

✓  Yang sebenarnya

Semua harta hilang saat karam; bekal ini dari kemurahan warga.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 28:10

Pelayanan yang tulus akan menghasilkan rasa hormat dan dukungan. Mari kita melayani tanpa pamrih, dan percaya bahwa Tuhan akan menyediakan kebutuhan kita melalui orang lain.

Ya Allah, ajarlah kami melayani dengan tulus, dan kiranya Engkau menggerakkan hati orang lain untuk menjadi berkat bagi kami. Amin.