Tuntutan hukuman dari Yerusalem

Kisah Para Rasul 25:15

Festus mengulang cerita penuntut

Ketika aku berada di Yerusalem, imam-imam kepala dan tua-tua Yahudi menyampaikan tuduhan-tuduhan melawannya dan meminta supaya ia dihukum.

Kisah Para Rasul 25:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 25:15?

Festus menjelaskan bahwa para pemimpin Yahudi di Yerusalem menuntut agar Paulus dihukum, tetapi ia tidak serta merta menyetujui. Ia mendengarkan tuntutan mereka, namun tetap berpikir kritis dan tidak langsung percaya pada tuduhan tanpa bukti.

Latar belakang

Mereka mau hukuman, langsung

Festus bercerita: saat ia di Yerusalem, para imam kepala dan tua-tua menyampaikan tuduhan dan menuntut Paulus dihukum. Mereka tak minta sidang adil — mereka minta vonis. Festus menggambarkan tekanan yang ia hadapi.

Di mana

Kaisarea

Festus mengisahkan desakan saat di Yerusalem

Kapan

~59 M

Festus paparkan tuntutan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kisah kasus dibuka
Prinsip hukum Romawi
Kamu di sini
F

Yang berbicara

Festus

Gubernur yang menceritakan tekanan yang ia terima

R

Kepada

Raja Agripa II

Mendengar versi Festus soal tuntutan Yahudi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

πρεσβύτεροι

presbyteroi · elders

tua-tua, pemimpin senior Yahudi

ἐνεφάνισαν

enephanisan · informed

mengajukan tuduhan resmi

αἰτούμενοι

aitoumenoi · asking

menuntut, meminta

Mereka 'meminta hukuman' — bukan keadilan, melainkan vonis yang sudah ditentukan.

Tahukah kamu

Minta vonis, bukan sidang

Para pemimpin tidak menuntut pengadilan melainkan langsung minta hukuman dijatuhkan. Bagi telinga Romawi yang menghargai proses, permintaan ini janggal.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 25:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 25:15

✕  Sering dikira

"Mereka minta pengadilan yang adil."

✓  Yang sebenarnya

Mereka langsung menuntut vonis hukuman, melompati proses.

✕  Sering dikira

"Festus setuju menghukum."

✓  Yang sebenarnya

Festus malah menjelaskan prinsip Romawi yang menolak itu.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 25:15

Dalam menghadapi tuduhan atau kritik, kita perlu bersikap adil dan tidak mudah terpengaruh oleh mayoritas. Berikan kesempatan bagi semua pihak untuk didengar sebelum mengambil keputusan.

Bapa, ajarlah kami untuk bersikap adil dan bijaksana dalam menilai segala sesuatu, tidak tergesa-gesa menghakimi. Amin.