Tuduhan menajiskan Bait Allah
Kisah Para Rasul 24:6
Paulus di Meja Hijau Kaisarea
“Ia bahkan berusaha menajiskan Bait Allah sehingga kami menangkapnya. [Kami ingin mengadilinya sesuai dengan hukum kami.”Kisah Para Rasul 24:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Malahan ia mencoba melanggar kekudusan Bait Allah. Oleh karena itu kami menangkap dia dan hendak Kisah Para Rasul 24.7–12 148 menghakiminya menurut hukum Taurat kami.”Kisah Para Rasul 24:6 · TB
Terjemahan Baru
“Ia malah sudah mencoba membikin najis Rumah Tuhan, tetapi kami menangkap dia. (Kami bermaksud mengadilinya menurut hukum agama kami sendiri.”Kisah Para Rasul 24:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dia bahkan sudah mencoba menajiskan rumah Allah, tetapi kami cepat menangkapnya. Kalau Bapak memeriksa dia, Bapak sendiri akan mengetahui bahwa semua tuduhan kami terhadap dia memang benar.””Kisah Para Rasul 24:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Who also hath gone about to profane the temple: whom we took, and would have judged according to our law.”Kisah Para Rasul 24:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 24:6?
Tertulus melanjutkan tuduhannya bahwa Paulus berusaha menajiskan Bait Allah, dan oleh karena itu mereka menangkapnya. Tuduhan ini sangat serius bagi orang Yahudi, karena Bait Allah adalah tempat kudus, dan menajiskannya adalah pelanggaran berat menurut hukum Taurat.
Latar belakang
Menyentuh urat agama
Tertulus menambah tuduhan bahwa Paulus mencoba menajiskan Bait Allah, lalu menyatakan mereka 'sudah menangkapnya'. Tuduhan ini muncul dari prasangka bahwa Paulus membawa orang non-Yahudi ke area terlarang. Klaim 'kami ingin mengadilinya sesuai hukum kami' menyiratkan mereka merasa berhak menghakimi sendiri.
Di mana
Ruang sidang Kaisarea
Aula pengadilan istana Herodes
Kapan
~57 M
Tuduhan keagamaan ditambahkan
Yang berbicara
Tertulus
Pengacara bayaran pihak Yahudi
Kepada
Gubernur Feliks
Hakim Romawi atas perkara Paulus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
βεβηλῶσαι
bebēlôsai · profane
mencemarkan, menghilangkan kekudusan
ἐκρατήσαμεν
ekratḗsamen · seized
menangkap, menahan dengan paksa
ἱερόν
hierón · temple
kompleks Bait Allah, area suci
Tuduhan 'menajiskan' Bait Allah dipakai untuk mengubah konflik agama menjadi alasan penangkapan yang terlihat sah.
Tahukah kamu
Pagar pembatas Bait Allah
Di Bait Allah ada papan peringatan batu (yang ditemukan arkeolog) yang mengancam hukuman mati bagi non-Yahudi yang melewati pagar. Tuduhan 'menajiskan' menyinggung garis maut ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 24:6
Kisah Para Rasul 21:28
asal tuduhan menajiskan Bait Allah
“"Ia membawa orang Yunani ke Bait Allah dan menajiskan tempat kudus ini."”
Kisah Para Rasul 21:29
tuduhan berdasar prasangka, bukan bukti
“Mereka hanya menyangka Paulus membawa Trofimus masuk.”
Yehezkiel 44:7
kepekaan soal kesucian Bait Allah
“Larangan membawa orang asing ke tempat kudus.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 24:6
✕ Sering dikira
"Paulus terbukti menajiskan Bait Allah."
✓ Yang sebenarnya
Tuduhan itu cuma sangkaan dari pasal 21; tak ada saksi yang bisa membuktikannya.
✕ Sering dikira
"Mereka berhak mengadili Paulus dengan hukum mereka."
✓ Yang sebenarnya
Romawi memegang kuasa yudisial; itulah sebabnya kasus berakhir di pengadilan gubernur.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 24:6
Tuduhan tanpa bukti bisa sangat menyakitkan, terutama jika menyangkut hal-hal yang kita anggap suci. Saat menghadapi tuduhan palsu, ingatlah bahwa Tuhan adalah hakim yang adil dan Dia membela orang yang tidak bersalah.
Bapa yang adil, ketika aku dituduh secara tidak adil, tolong aku untuk tidak membalas dengan kemarahan, melainkan dengan rendah hati mempercayakan pembelaanku kepada-Mu. Amin.