"Kamu berani menghina imam besar?"

Kisah Para Rasul 23:4

Para Pengawal Menegur Paulus

Orang-orang yang berdiri di dekatnya berkata, “Apakah kamu menghina Imam Besar Allah?”

Kisah Para Rasul 23:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 23:4?

Orang-orang di dekat Paulus menegurnya karena menghina Imam Besar Allah. Mereka mempertanyakan apakah Paulus tahu bahwa ia berbicara kepada otoritas tertinggi Yahudi, sehingga menambah ketegangan dalam persidangan.

Latar belakang

Kaget mendengar imam besar dicela

Orang-orang di sekitar Paulus terkejut. Menghina imam besar dianggap sangat serius — jabatannya dipandang suci. Mereka langsung menegur Paulus seolah ia melewati batas paling sakral.

Di mana

Yerusalem

Ruang sidang Sanhedrin

Kapan

~57 M

Ketegangan di sidang

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Paulus mengecam imam besar
Paulus minta maaf formal
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Para pengawal

Orang yang berdiri dekat Paulus di sidang

P

Kepada

Paulus

Rasul yang baru membalas imam besar

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

λοιδορεῖς

loidoreis · revile

mencaci, menghina dengan kata kasar

ἀρχιερέα

archierea · high priest

imam besar, pejabat tertinggi

τοῦ θεοῦ

tou theou · of God

milik/dari Allah

Mereka menyebut Ananias 'imam besar Allah' — menekankan bahwa jabatannya, bukan pribadinya, yang dianggap sakral.

Tahukah kamu

Imam besar = sosok hampir tak tersentuh

Dalam masyarakat Yahudi, mengecam imam besar setara menghina lembaga keagamaan tertinggi. Itu sebabnya reaksi mereka begitu spontan dan keras.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 23:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 23:4

✕  Sering dikira

"Mereka membela kebenaran."

✓  Yang sebenarnya

Mereka membela jabatan, bukan menanggapi tamparan tak adil.

✕  Sering dikira

"Paulus jelas-jelas bersalah menghina."

✓  Yang sebenarnya

Ia menegur tindakan; soal jabatan ia justru segera klarifikasi.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 23:4

Kata-kata kita bisa berdampak besar. Sebelum berbicara, terutama kepada mereka yang berkuasa, pikirkan dengan hati-hati. Kehormatan dan hormat yang baik menjaga hubungan dan menghindari konflik yang tidak perlu.

Bapa, berikanlah aku hikmat untuk berbicara dengan hormat kepada semua orang, terutama kepada mereka yang memiliki otoritas. Amin.