"Aku tak tahu dia imam besar"

Kisah Para Rasul 23:5

Paulus Tunduk pada Firman

Kemudian, Paulus berkata, “Aku tidak tahu, Saudara-saudara, bahwa ia adalah Imam Besar. Sebab, tertulis, ‘Janganlah kamu berkata jahat tentang seorang pemimpin bangsamu.’”

Kisah Para Rasul 23:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 23:5?

Paulus berhenti dan menyatakan bahwa ia tidak tahu bahwa yang berbicara adalah Imam Besar, lalu mengutip Keluaran 22:28 yang melarang mengutuk pemimpin umat. Ini menunjukkan kerendahan hati dan kepatuhannya pada Taurat.

Latar belakang

Mundur dan mengutip Taurat

Paulus langsung mengakui ia tak tahu Ananias adalah imam besar dan mengutip Keluaran soal larangan menjelekkan pemimpin. Mungkin ia memang tak mengenali sosoknya, atau menyindir bahwa imam yang bertindak begini tak pantas disebut imam. Apa pun itu, ia tunduk pada firman.

Di mana

Yerusalem

Ruang sidang Sanhedrin

Kapan

~57 M

Paulus mengoreksi diri

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ditegur soal imam besar
Strategi Farisi-Saduki
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang menghormati Taurat tentang pemimpin

S

Kepada

Sanhedrin & pengawal

Anggota mahkamah yang menegurnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

οὐκ ᾔδειν

ouk edein · I did not know

aku tidak mengetahui/menyadari

γέγραπται

gegraptai · it is written

tertulis (dalam Kitab Suci)

ἄρχοντα

archonta · ruler

pemimpin, penguasa bangsa

Sekeras apa pun teguran tadi, Paulus tunduk pada kata 'tertulis' — otoritas Kitab Suci mengatasi emosinya.

Tahukah kamu

Kenapa Paulus 'tak tahu'?

Para ahli berdebat: penglihatan Paulus mungkin buruk, atau Ananias tak memakai jubah resmi, atau ini sindiran halus. Misteri yang tak terjawab tuntas.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 23:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 23:5

✕  Sering dikira

"Paulus berbohong agar lolos."

✓  Yang sebenarnya

Lebih masuk akal ia tulus tak mengenali atau menyindir jabatan.

✕  Sering dikira

"Mengutip Taurat itu cuma pencitraan."

✓  Yang sebenarnya

Paulus konsisten menundukkan diri pada otoritas Kitab Suci.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 23:5

Kita bisa saja bertindak tanpa berpikir karena emosi. Namun, kita perlu belajar untuk introspeksi dan meminta maaf ketika salah. Kerendahan hati untuk mengakui kesalahan adalah tanda kedewasaan rohani.

Tuhan, ajarilah aku untuk rendah hati dan cepat mengakui kesalahanku, serta memuliakan-Mu dalam perkataanku. Amin.