Terikat, lalu pertanyaan menohok

Kisah Para Rasul 22:25

Paulus mainkan kartu kewarganegaraan

Namun, ketika mereka telah merentangkannya dengan tali-tali kulit, Paulus berkata kepada perwira yang berdiri di dekatnya, “Apakah sah bagi kamu untuk mencambuk seseorang yang adalah warga negara Roma dan tanpa diadili?”

Kisah Para Rasul 22:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 22:25?

Paulus, seorang warga negara Roma, mempertanyakan legalitas pencambukan tanpa pengadilan. Ini menunjukkan hak-hak sipil yang dimilikinya sebagai warga negara, yang melindunginya dari perlakuan tidak adil.

Latar belakang

Pertanyaan yang menghentikan semuanya

Saat mereka mengikat Paulus untuk dicambuk, ia bertanya tenang kepada perwira: apakah sah mencambuk warga negara Roma tanpa diadili? Pertanyaan ini langsung membekukan seluruh prosesnya.

Di mana

Markas benteng Antonia, Yerusalem

Paulus diregangkan untuk dicambuk

Kapan

~57 M

Paulus ditangkap di Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perintah cambuk
Perwira lapor komandan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Warga negara Roma yang tahu haknya

P

Kepada

Perwira (centurion)

Bawahan yang bertugas melaksanakan cambuk

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἔξεστιν

exestin · lawful

sah, diizinkan hukum

Ῥωμαῖον

Rhomaion · Roman

warga negara Roma

ἀκατάκριτον

akatakriton · uncondemned

tanpa diadili/dijatuhi hukuman

Satu kata 'Rhomaion' (warga Roma) mengubah Paulus dari korban tak berdaya menjadi orang berhak penuh.

Tahukah kamu

Hukum yang melindungi warga

Hukum Romawi (Lex Porcia & Lex Julia) melarang mencambuk warga negara Roma tanpa pengadilan. Melanggarnya bisa membuat pejabat dihukum berat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 22:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 22:25

✕  Sering dikira

"Paulus pasrah saja dicambuk."

✓  Yang sebenarnya

Ia menggunakan haknya sebagai warga Roma untuk menghentikannya.

✕  Sering dikira

"Mencambuk warga Roma itu legal."

✓  Yang sebenarnya

Hukum Romawi melarangnya tanpa pengadilan.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 22:25

Kita perlu mengetahui dan mempertahankan hak-hak kita, terutama ketika menghadapi ketidakadilan. Namun, kita juga harus melakukannya dengan cara yang sopan dan sesuai hukum.

Tuhan, ajari aku untuk bijak dalam membela kebenaran dan keadilan, sambil tetap rendah hati. Amin.