Jubah dilempar, debu dihambur
Kisah Para Rasul 22:23
Kemarahan dalam gerak tubuh
“Lalu, sementara mereka terus berteriak, dan melemparkan jubah mereka, dan menghamburkan debu ke udara,”Kisah Para Rasul 22:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka terus berteriak sambil melemparkan jubah mereka dan menghamburkan debu ke udara.”Kisah Para Rasul 22:23 · TB
Terjemahan Baru
“Sambil berteriak, mereka mengebas jubah mereka, dan mengepulkan debu ke udara.”Kisah Para Rasul 22:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sambil berteriak-teriak, mereka melepaskan jubah mereka dan melempar-lemparkan debu ke udara.”Kisah Para Rasul 22:23 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And as they cried out, and cast off their clothes, and threw dust into the air,”Kisah Para Rasul 22:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 22:23?
Orang-orang yang marah itu berteriak, melemparkan jubah, dan menghamburkan debu ke udara sebagai tanda kemarahan dan penolakan yang hebat terhadap perkataan Paulus. Suasana menjadi sangat kacau dan penuh kebencian.
Latar belakang
Amarah yang terlihat fisik
Massa terus berteriak sambil melemparkan jubah dan menghamburkan debu ke udara. Ini bukan sekadar kata—ini ledakan emosi yang tampak nyata, gestur kemarahan dan kengerian khas Timur Tengah kuno.
Di mana
Tangga benteng Antonia, Yerusalem
Halaman Bait Allah, massa mengamuk
Kapan
~57 M
Paulus ditangkap di Yerusalem
Yang berbicara
Narator (Lukas)
Penulis Kisah, menggambarkan kerusuhan
Kepada
Pembaca Kisah
Membaca ledakan amarah massa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
κραυγαζόντων
kraugazonton · crying out
berteriak keras terus-menerus
ἱμάτια
himatia · garments
jubah, pakaian luar
κονιορτὸν
koniorton · dust
debu
Setiap gestur—teriakan, jubah dilempar, debu dihambur—melukiskan kemarahan yang sudah lepas kendali.
Tahukah kamu
Bahasa tubuh kemarahan kuno
Melempar jubah dan menabur debu adalah tanda kemarahan ekstrem atau protes terhadap penghujatan—cara tubuh menumpahkan kemurkaan yang tak tertahan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 22:23
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 22:23
✕ Sering dikira
"Mereka melempar jubah untuk menyerang Paulus."
✓ Yang sebenarnya
Itu gestur kemarahan dan protes, bukan senjata.
✕ Sering dikira
"Suasana mulai mereda."
✓ Yang sebenarnya
Justru semakin liar—teriakan terus, debu beterbangan.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 22:23
Ketika kebenaran ditolak, kita bisa mengandalkan Tuhan yang tetap memegang kendali. Jangan biarkan kemarahan orang lain membuat kita putus asa, tetapi teruslah setia menyaksikan kasih Kristus.
Bapa, saat kami menghadapi penolakan, tolong kami tetap tenang dan percaya bahwa Engkau berdaulat atas segala situasi. Amin.