Sahabat tidak mengenali Ayub
Ayub 2:12
Meratap dan Dukacita
PerikopTiga Sahabat Ayub · Ayub 2:11-13 →“Ketika mereka melayangkan mata dari jauh, mereka tidak mengenali Ayub. Lalu, mereka berseru dengan suara nyaring dan meratap. Satu per satu merobek jubahnya, dan menabur debu ke atas kepala mereka.”Ayub 2:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika mereka memandang dari jauh, mereka tidak mengenalnya lagi. Lalu menangislah mereka dengan suara nyaring. Mereka mengoyak jubahnya, dan menaburkan debu di kepala terhadap langit.”Ayub 2:12 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi ketika dari kejauhan mereka memandangnya, mereka hampir tak dapat mengenalinya lagi. Mereka menangis dengan nyaring dan merobek pakaian mereka serta menaburkan debu ke udara dan di kepala.”Ayub 2:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And when they lifted up their eyes afar off, and knew him not, they lifted up their voice, and wept; and they rent every one his mantle, and sprinkled dust upon their heads toward heaven.”Ayub 2:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 2:12?
Sahabat-sahabat Ayub begitu terkejut sampai tidak mengenalinya, lalu meratap dengan suara nyaring, merobek jubah, dan menabur debu. Ini adalah tanda berkabung yang sangat dalam, menunjukkan empati dan dukacita.
Latar belakang
Reaksi sahabat melihat penderitaan Ayub
Mereka melihat Ayub dari jauh dan tidak mengenalinya karena penyakitnya sangat parah. Mereka menangis dengan nyaring, merobek jubah, dan menabur debu ke atas kepala sebagai tanda berkabung yang mendalam.
Di mana
Tanah Us
Di depan Ayub, di tempat pembuangan abu
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Penulis Ayub
Penulis kitab Ayub, tidak diketahui
Kepada
Pembaca
Orang-orang yang membaca kisah Ayub
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּכָה
bakah · menangis
menangis, meratap dengan suara
קָרַע
qara · merobek
mengoyak, merobek (pakaian sebagai tanda duka)
עָפָר
afar · debu
debu, tanah, abu
Tindakan merobek jubah dan menabur debu adalah ekspresi fisik dari kesedihan yang tak terkata. Ini menunjukkan bahwa dukacita yang mendalam sering kali melebihi kata-kata, seperti yang terlihat pada tujuh hari diam mereka.
Tahukah kamu
Merobek jubah dan debu di kepala
Ini adalah tradisi berkabung Timur Tengah kuno untuk menunjukkan dukacita yang luar biasa. Debu di kepala melambangkan kesedihan dan keterbatasan manusia di hadapan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 2:12
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 2:12
✕ Sering dikira
Sahabat tidak mengenali Ayub karena wajahnya berubah total.
✓ Yang sebenarnya
Mungkin juga karena mereka tidak menyangka akan seburuk itu, sehingga sempat tidak yakin.
✕ Sering dikira
Mereka menangis hanya karena kasihan, bukan karena Allah.
✓ Yang sebenarnya
Tangisan mereka adalah ekspresi dukacita yang wajar, tetapi tidak disebutkan apakah itu berkenan kepada Allah.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 2:12
Empati sejati dimulai dengan turut merasakan kesedihan orang lain, bukan langsung memberi solusi. Berduka bersama adalah bentuk kasih yang nyata.
Tuhan, ajarkan aku untuk turut berduka dengan tulus bersama mereka yang bersedih, Amin.