Berlutut berdoa di tepi pantai

Kisah Para Rasul 21:5

Perpisahan haru di Tirus

Ketika waktu kami di sana sudah habis, kami berangkat dan melanjutkan perjalanan kami. Mereka semua, bersama istri dan anaknya, mengantarkan kami sampai ke luar kota. Lalu, setelah berlutut di pantai dan berdoa,

Kisah Para Rasul 21:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 21:5?

Setelah tujuh hari, mereka berpamitan dengan doa di pantai, menunjukkan rasa persaudaraan yang mendalam dan keseriusan dalam menyerahkan segala sesuatu kepada Tuhan.

Latar belakang

Seluruh keluarga mengantar

Setelah seminggu, mereka berangkat. Seluruh jemaat — termasuk istri dan anak-anak — mengantar Paulus sampai ke luar kota. Di pantai mereka berlutut bersama dan berdoa.

Di mana

Pantai Tirus

Tepi pantai di luar tembok kota

Kapan

~57 M

Akhir perjalanan misi ketiga

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Peringatan murid Tirus
Naik kapal lagi
Kamu di sini
L

Yang berbicara

Lukas

Dokter dan penulis, ikut serta dalam perjalanan

T

Kepada

Teofilus

Penerima surat Lukas, pejabat terhormat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

προπέμπω

propempō · accompanied

mengantar, mengiringi keluar

θέντες τὰ γόνατα

thentes ta gonata · kneeling

menekuk lutut, berlutut

αἰγιαλός

aigialos · the beach

pantai berpasir

Berdoa berlutut di pantai terbuka — keintiman doa tak butuh gedung megah.

Tahukah kamu

Anak-anak ikut juga

Lukas mencatat istri dan anak ikut mengantar. Ini gambaran hangat: bukan sekadar pemimpin, tapi keluarga utuh yang menyayangi Paulus.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 21:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 21:5

✕  Sering dikira

"Doa harus di tempat suci."

✓  Yang sebenarnya

Mereka berdoa di pantai terbuka — di mana saja bisa.

✕  Sering dikira

"Hanya para pemimpin yang hadir."

✓  Yang sebenarnya

Seluruh keluarga, istri dan anak, ikut mengantar.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 21:5

Dalam setiap perpisahan, doa adalah jembatan yang menghubungkan hati. Jangan lupa untuk selalu menyertakan Tuhan dalam setiap perjalanan kita.

Tuhan, terimalah doa kami untuk orang-orang yang kami kasihi, terutama saat kami harus berpisah. Amin.