Massa berteriak: enyahkan dia!

Kisah Para Rasul 21:36

Tuntutan massa yang murka

sebab, orang banyak itu terus mengikuti mereka, sambil berteriak, “Enyahkan dia!”

Kisah Para Rasul 21:36 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 21:36?

Orang banyak terus mengikuti sambil berteriak, 'Enyahkan dia!' Ini menunjukkan betapa kerasnya penolakan mereka terhadap Paulus dan keinginan mereka untuk membunuhnya. Namun, Allah tetap menjaga Paulus, dan bahkan di tengah teriakan kebencian, Tuhan punya rencana.

Latar belakang

Satu suara kebencian

Kerumunan terus mengikuti sambil berteriak: enyahkan dia! Mereka menuntut Paulus dimusnahkan. Amarah massa menyatu jadi satu seruan kebencian.

Di mana

Yerusalem

Tangga benteng, suara massa membahana

Kapan

~57 M

Penangkapan Paulus

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Paulus digotong
Paulus minta bicara
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Massa Yerusalem

Kerumunan yang menuntut nyawa Paulus

P

Kepada

Paulus & tentara Roma

Yang digotong di tengah kerusuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἀκολουθέω

akoloutheō · following

mengikuti terus

αἶρε

aire · away with

singkirkan, enyahkan

κράζω

krazō · shouting

berteriak keras

Seruan 'aire' (enyahkan) adalah teriakan yang sama untuk menyalibkan Yesus.

Tahukah kamu

Persis seperti pada Yesus

Teriakan 'enyahkan dia' sama persis dengan yang dilontarkan massa pada Yesus di kota yang sama. Sejarah kebencian itu berulang.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 21:36

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 21:36

✕  Sering dikira

"Massa cuma ingin Paulus diadili."

✓  Yang sebenarnya

Teriakan 'enyahkan dia' menuntut nyawanya, bukan keadilan.

✕  Sering dikira

"Teriakan ini kebetulan saja."

✓  Yang sebenarnya

Lukas sengaja menggemakan teriakan terhadap Yesus.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 21:36

Tidak semua orang akan menerima kita, bahkan ada yang mungkin membenci kita karena iman kita. Tetapi jangan biarkan kebencian orang lain mengubah kasih kita kepada Tuhan; teruslah setia dalam panggilan kita.

Tuhan, saat aku menghadapi penolakan dan kebencian, tolong aku untuk tetap mengasihi dan mengampuni, serta tetap setia berjalan bersama-Mu. Amin.